JAKARTA, Goodcar.id – Leapmotor B10 selangkah lagi resmi mengaspal di Indonesia. Meski peluncuran resminya baru akan dilakukan pada ajang GIIAS 2026, PT Indomobil National Distributor (IND) telah membuka pemesanan awal (pre-booking) untuk SUV listrik tersebut.
Yang paling menarik perhatian tentu soal harga Leapmotor B10. Meski belum diumumkan secara resmi, Indomobil memberi sinyal kuat bahwa harga Leapmotor B10 akan berada di kisaran Rp 400 jutaan, karena banderolnya dipastikan berada di bawah Rp 500 juta on the road (OTR) Jabodetabek.
CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, mengatakan harga final masih dalam tahap perhitungan karena mempertimbangkan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
"Untuk harganya sendiri, OTR Jabodetabek masih sesuai dengan gambaran di awal, yakni di bawah Rp500 juta," ujar Tan Kim Piauw.
Dengan rentang harga tersebut, Leapmotor B10 akan masuk ke segmen SUV listrik yang mulai ramai di Indonesia dan bersaing dengan sejumlah model seperti Geely EX5, BYD Atto 3, hingga Chery Omoda E5.
Spesifikasi Leapmotor B10
Dari sisi ukuran, Leapmotor B10 masuk kategori SUV kompak. Mobil ini memiliki dimensi yang cukup besar sehingga menawarkan ruang kabin yang lega.
Berikut spesifikasi utamanya:
Dimensi
Berbeda dari mayoritas SUV listrik di kelasnya yang menggunakan penggerak roda depan (FWD), Leapmotor B10 mengusung sistem Rear Wheel Drive (RWD). Konfigurasi ini umumnya memberikan distribusi bobot yang lebih seimbang serta karakter berkendara yang lebih stabil saat berakselerasi.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 160 kW atau sekitar 214 dk dengan torsi maksimum 240 Nm.
Untuk sumber energinya, Leapmotor menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 67,1 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 516 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Pengisian dayanya juga tergolong cepat. Dengan dukungan DC Fast Charging hingga 168 kW, baterai dapat diisi dari 30 persen menjadi 80 persen hanya dalam waktu 17 menit.
Interior Minimalis dengan Layar 14,6 Inci
Masuk ke dalam kabin, desain Leapmotor B10 mengusung konsep minimalis khas mobil listrik asal China.
Pusat kontrol kendaraan berada pada layar sentuh berukuran 14,6 inci yang mengatur berbagai fungsi, mulai dari sistem hiburan, pendingin kabin, panoramic roof, hingga pelipatan spion.
Meski sebagian besar fungsi dioperasikan melalui layar, Leapmotor tetap menyediakan shortcut button pada lingkar kemudi agar beberapa fitur penting tetap mudah diakses saat berkendara.
Salah satu detail yang cukup unik adalah hadirnya panel modular di sisi dashboard penumpang. Area ini dapat dipasangi berbagai aksesori seperti cup holder, meja lipat untuk laptop, maupun aksesori tambahan lainnya.
Dibekali ADAS 16 Fungsi dan 7 Airbag
Untuk aspek keselamatan, Leapmotor B10 sudah dibekali paket Advanced Driver Assistance System (ADAS) dengan 16 fungsi.
Beberapa fitur yang tersedia meliputi:
Selain itu tersedia 7 airbag, termasuk Far Side Airbag yang berada di antara pengemudi dan penumpang depan untuk mengurangi benturan antarpenumpang saat terjadi tabrakan dari samping.
Sudah Lebih Dulu Dipasarkan di Eropa dan Amerika Latin
Sebelum dijual di Indonesia, Leapmotor B10 lebih dulu dipasarkan di sejumlah negara Eropa melalui Leapmotor International, perusahaan patungan antara Leapmotor dan Stellantis. Kehadiran SUV listrik ini menjadi bagian dari strategi ekspansi global merek asal China tersebut dengan memanfaatkan jaringan distribusi dan layanan purna jual Stellantis di berbagai negara.
Di pasar Eropa, Leapmotor B10 mulai dipasarkan sejak pertengahan 2025 dengan harga mulai sekitar 29.900 euro atau setara sekitar Rp 560 jutaan (tergantung kurs). Sementara varian dengan baterai berkapasitas 67,1 kWh dibanderol sekitar 32.900 euro atau sekitar Rp 610 jutaan.
Setelah masuk Eropa, Leapmotor memperluas pemasarannya ke kawasan Amerika Latin dengan meluncurkan B10 di Brasil dan Chile. Di kedua negara tersebut, B10 hadir bersama SUV listrik C10 serta C16 yang berkapasitas enam penumpang.
Ekspansi di Brasil juga memanfaatkan jaringan dealer Stellantis yang telah lebih dulu tersebar di berbagai kota. Leapmotor menargetkan memiliki 36 outlet penjualan dan layanan di 27 kota Brasil, sehingga konsumen mendapatkan dukungan purna jual yang lebih luas sejak awal peluncuran.
Selain menghadirkan kendaraan, Leapmotor turut membawa ekosistem digital LEAP+ yang menawarkan berbagai fitur konektivitas, seperti digital key, remote vehicle control, hingga navigasi menuju stasiun pengisian daya. Perusahaan juga menggandeng penyedia charging lokal untuk mendukung instalasi home charger bagi pelanggan.
Masuknya Indonesia setelah Eropa dan Amerika Latin menunjukkan bahwa Leapmotor B10 bukan lagi produk yang baru diperkenalkan secara global. Model ini telah lebih dulu dipasarkan di berbagai negara, sehingga Indonesia menjadi bagian dari strategi ekspansi internasional Leapmotor sebelum perusahaan menargetkan penjualan global hingga satu juta unit pada 2026.