Beranda / Artikel / Changan Kantongi Lisensi Autonomous Driving Level 3, Siap Uji Coba di Jalan Tol Tiongkok
Artikel

Changan Kantongi Lisensi Autonomous Driving Level 3, Siap Uji Coba di Jalan Tol Tiongkok

Tigor Sihombing
05 March 2026 10:19

Tiongkok, Goodcar.id - Changan Automobile resmi menjadi salah satu merek asal Tiongkok pertama yang mendapatkan persetujuan akses produk untuk Autonomous Driving Level 3 (L3) dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok atau MIIT. 

Persetujuan ini menempatkan Changan dalam kelompok awal penerima lisensi mengemudi otonom bersyarat di negara tersebut.

Langkah ini bukan sekadar simbolik. Lisensi tersebut membuka jalan bagi satu model passenger car Changan untuk beroperasi dalam mode pengemudian otonom satu lajur di ruas jalan tol dan jalan layang perkotaan tertentu di Chongqing, Tiongkok. Implementasi awal difokuskan pada jalur strategis seperti inner ring expressway dan jalur lingkar dalam baru.

Bisa Aktif Saat Macet hingga 50 Km/Jam

Teknologi Autonomous Driving Level 3 yang dikembangkan Changan dirancang untuk mengambil alih kendali kendaraan secara mandiri dalam kondisi tertentu, khususnya saat kemacetan lalu lintas dengan batas kecepatan maksimal hingga 50 km/jam. Sistem ini memungkinkan mobil berjalan otomatis dalam satu lajur tanpa intervensi aktif pengemudi, selama berada dalam batas Operational Design Conditions (ODC) yang telah ditentukan.

Meski demikian, Level 3 tetap mensyaratkan pengemudi untuk siap mengambil alih kendali ketika sistem meminta intervensi. Artinya, tanggung jawab berkendara belum sepenuhnya dilepas seperti pada Level 4 atau Level 5.

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menegaskan pencapaian ini menjadi tonggak penting.

“Pencapaian Changan Automobile sebagai salah satu brand otomotif Tiongkok pertama yang meraih lisensi Autonomous Driving Level 3 merupakan tonggak penting, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri otomotif global. Ini membuktikan bahwa inovasi berbasis arsitektur SDA yang dikembangkan Changan telah memenuhi standar keamanan dan regulasi yang ketat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Uji Jalan Lebih dari 5 Juta Kilometer

Lisensi tersebut tidak diperoleh secara instan. Changan menjalani proses system-level validation secara masif dengan total jarak uji coba di jalan raya dunia nyata melebihi 5 juta kilometer.

Dalam proses pengembangan, perusahaan memetakan 185 kategori skenario mengemudi, yang disebut melampaui tolok ukur regulasi hingga 49 persen. Pengujian juga difokuskan pada kondisi ekstrem untuk memastikan sistem mampu bekerja dalam berbagai situasi kompleks.

Data teknis internal menunjukkan sistem ini dapat menangani satu skenario risiko kompleks setiap 38,9 kilometer. Angka tersebut diklaim menjadi indikator ketangguhan operasional sistem dalam batas ODC yang telah ditetapkan secara presisi.

Mengandalkan Software Defined Architecture (SDA)

Fondasi teknologi ini terletak pada kerangka kerja Software Defined Architecture (SDA) yang dikembangkan secara mandiri oleh Changan. Arsitektur ini mengintegrasikan seluruh fase pengembangan, mulai dari desain sistem hingga produksi massal.

Changan juga menerapkan pendekatan closed-loop safety system atau ekosistem keselamatan siklus hidup penuh. Artinya, pengawasan dilakukan sejak tahap laboratorium hingga kendaraan digunakan konsumen di jalan raya.

Pengembangan sistem Level 3 ini berfokus pada empat pilar keamanan utama, yakni:

  • Functional safety
  • Safety of the Intended Functionality (SOTIF)
  • Cybersecurity
  • Keamanan data

Keempat aspek tersebut menjadi kerangka dasar untuk memastikan fungsi pengemudian otomatis berjalan sesuai batas desain dan standar regulasi.

Platform Cloud Monitoring 24/7

Untuk mendukung operasional di jalan, Changan mengoperasikan platform pemantauan berbasis cloud yang telah berjalan stabil selama 18 bulan. Sistem ini diklaim memiliki tingkat akurasi laporan dan keberhasilan peringatan keselamatan hingga 100 persen.

Platform tersebut bekerja selama 24 jam penuh untuk menganalisis risiko siber dan risiko operasional kendaraan. Sistem mampu mendeteksi anomali, memberikan peringatan dini, serta mengoordinasikan respons secara waktu nyata antara pusat operasi dan unit kendaraan.

Bagi pengguna, implementasi Level 3 ini berarti adanya lapisan pengawasan tambahan. Autonomous Driving hanya akan aktif ketika seluruh syarat terpenuhi, sementara sistem dan keamanan siber terus dipantau secara berkelanjutan.

Didukung Investasi R&D Skala Global

Sebagai produsen otomotif dengan total produksi global melampaui 30 juta unit, Changan memperkuat pengembangan teknologi melalui jaringan riset internasional. Perusahaan ini memiliki pusat R&D kolaboratif di enam negara dan sepuluh lokasi berbeda.

Lebih dari 24.000 profesional dari 31 negara tergabung dalam tim riset dan pengembangan. Infrastruktur tersebut mencakup 44 pusat penelitian teknologi dan pengembangan produk, 20 perusahaan teknologi, serta 180 laboratorium.

Dalam tiga tahun terakhir, Changan menginvestasikan lebih dari CNY 60 miliar untuk R&D dan mengajukan lebih dari 14.000 permohonan paten. Langkah ini menjadi fondasi evolusi berkelanjutan untuk teknologi kemudi cerdas yang mereka kembangkan.

Dengan lisensi Autonomous Driving Level 3 yang telah dikantongi, Changan mempertegas posisinya dalam peta transformasi mobilitas global. Implementasi awal di Chongqing menjadi tahap penting sebelum potensi ekspansi lebih luas di masa mendatang.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua