Beranda / Motor Baru / Katalog / Suzuki GSX R150 STANDAR

Suzuki GSX R150 STANDAR

Rp 35.8 Juta - Rp 39.1 Juta
Kapasitas Mesin
147 CC
Mesin
DOHC150 cc
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Transmisi
Manual
Kapasitas Bensin
11 Ltr
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
3 Pilihan Warna
GSX-R150 - TITAN BLACK
GSX-R150 - BRILLIAN WHITE - MET. TRITONE BLUE
GSX-R150 - STRONGER RED - TITAN BLACK
Tipe Kendaraan
Suzuki GSX R150 STANDAR
Rp 35.8 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Suzuki GSX R150 ABS
Rp 39.1 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Suzuki GSX R150 STANDAR
Suzuki GSX R150 ABS
Kapasitas Mesin
147 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
DOHC150 cc
USB
Alarm
Bluetooth
Abs Ebd
Navigation
Drive Type
Cruise Control
JADWALKAN TEST DRIVE MOTOR
SUZUKI GSX R150 STANDAR
Artikel Terkait
Lihat Semua
Rack Steer Mobil: Fungsi, Gejala Kerusakan, dan Risiko Jika Dibiarkan
18 Jun 2026
Rack Steer Mobil: Fungsi, Gejala Kerusakan, dan Risiko Jika Dibiarkan 18 Jun 2026 Jakarta, Goodcar.id – Dalam penggunaan mobil harian, perhatian pengemudi biasanya tertuju pada sektor yang paling terasa langsung seperti mesin, ban, hingga sistem pengereman. Padahal, ada satu komponen penting di balik kendali arah kendaraan yang sering luput dari perhatian, yakni rack steer. Komponen ini menjadi bagian inti dari sistem kemudi yang menentukan seberapa presisi mobil merespons arah setir. Ketika kondisinya menurun, efeknya tidak hanya terasa pada kenyamanan, tetapi juga bisa memengaruhi stabilitas dan keselamatan berkendara. Fungsi Rack Steer dalam Sistem Kemudi Mobil Sistem kemudi modern bekerja dengan mengandalkan rack steer untuk menerjemahkan gerakan putar setir menjadi gerakan linear pada roda depan. Komponen ini menjadi penghubung utama antara pengemudi dan arah kendaraan di jalan. Suzuki Indomobil Sales melalui teknisinya menekankan bahwa pemahaman soal fungsi komponen ini penting agar pengguna lebih peka terhadap perubahan karakter kendaraan saat dikendarai. Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan, “Rack steer merupakan komponen utama pada sistem kemudi yang meneruskan putaran setir menjadi pergerakan roda depan. Saat bekerja optimal, komponen ini membantu pengemudi memperoleh kendali arah secara stabil, presisi, dan responsif dalam berbagai kondisi jalan.” Dari penjelasan tersebut, terlihat bahwa rack steer bukan sekadar komponen mekanis biasa, tetapi bagian yang berperan langsung dalam menjaga akurasi arah kendaraan di berbagai kondisi jalan. Tanda-Tanda Rack Steer Mulai Bermasalah Seiring pemakaian, rack steer dapat mengalami penurunan performa akibat usia komponen, kondisi jalan, hingga gaya berkendara. Gejala awal biasanya tidak langsung ekstrem, tetapi cukup terasa jika diperhatikan dengan seksama. Beberapa tanda umum yang perlu diwaspadai antara lain: Setir terasa tidak kembali ke posisi lurus secara normal setelah berbelok Arah mobil kurang presisi saat melaju lurus Muncul bunyi dari area bawah kendaraan saat melewati jalan tidak rata Respons kemudi terasa berat atau tidak konsisten Gejala tersebut sering dianggap sepele pada tahap awal. Namun jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi masalah yang lebih serius dan berdampak pada keseluruhan sistem kemudi. Dalam kondisi tertentu, gangguan pada rack steer juga dapat membuat pengemudi kehilangan rasa percaya diri saat bermanuver, terutama pada kecepatan tinggi atau saat melewati jalan yang tidak rata. Faktor yang Mempercepat Kerusakan Rack Steer Selain faktor usia pakai, kondisi rack steer juga sangat dipengaruhi oleh kebiasaan berkendara. Jalan berlubang, benturan keras pada kecepatan tinggi, hingga minimnya perhatian pada kondisi kaki-kaki kendaraan dapat mempercepat penurunan kualitas komponen ini. Dalam jangka panjang, gaya berkendara yang kurang hati-hati dapat memperpendek usia pakai sistem kemudi secara keseluruhan, bukan hanya rack steer semata. Pentingnya Pemeriksaan Berkala di Bengkel Resmi Untuk mencegah kerusakan yang lebih besar, pemeriksaan berkala menjadi langkah yang paling disarankan. Di bengkel resmi, proses pengecekan dilakukan secara menyeluruh dengan standar yang sudah ditentukan oleh pabrikan. Teknisi biasanya tidak hanya memeriksa rack steer, tetapi juga komponen lain yang terhubung langsung dengan sistem kemudi, seperti: Tie rod end & inner tie rod Ball joint & steering linkage Power steering system termasuk oli dan pressure line Boot karet (dust cover) rack steer Steering column dan mounting steering rack Unit rack steer (housing dan internal gear) Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan sumber masalah dapat diidentifikasi secara akurat, sehingga tindakan perbaikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi benar-benar sesuai dengan kondisi kendaraan. Estimasi Perbaikan Disesuaikan Kondisi Kendaraan Jika ditemukan adanya penurunan performa pada rack steer, langkah perbaikan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Dalam beberapa kasus, komponen masih dapat diperbaiki, sementara pada kondisi tertentu perlu dilakukan penggantian. Suzuki juga menyediakan suku cadang asli yang dirancang sesuai standar pabrikan, sehingga kompatibilitas dan daya tahannya tetap terjaga. Estimasi biaya perbaikan biasanya baru dapat dipastikan setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan, agar hasilnya lebih akurat dan transparan. Hariadi menambahkan, “Mengacu pada buku pedoman perawatan berkala kendaraan Suzuki, sistem kemudi akan selalu diperiksa pada setiap jadwal servis berkala. Teknisi Bengkel Resmi kami akan memberitahu konsumen apabila menemukan kejanggalan, dan memberikan rekomendasi paling sesuai.” Rack steer menjadi salah satu komponen penting yang sering tidak disadari perannya dalam kenyamanan dan keselamatan berkendara. Gejala awal kerusakan sebenarnya bisa dideteksi sejak dini jika pengemudi lebih peka terhadap perubahan respons setir dan kondisi kendaraan. Dengan melakukan pemeriksaan rutin di bengkel resmi serta menjaga gaya berkendara, risiko kerusakan dapat ditekan lebih awal. Pada akhirnya, sistem kemudi yang terjaga dengan baik akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil, aman, dan terkontrol di berbagai kondisi jalan. Lihat Selengkapnya
Diskon Jakarta Fair 2026 Suzuki Motor: Skema Ringan, DP Mulai Rp500 Ribu
12 Jun 2026
Diskon Jakarta Fair 2026 Suzuki Motor: Skema Ringan, DP Mulai Rp500 Ribu 12 Jun 2026 Jakarta, Goodcar.id - Ajang Jakarta Fair 2026 kembali menjadi panggung bagi produsen otomotif untuk menawarkan program penjualan menarik. Salah satu yang cukup mencuri perhatian datang dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), yang menghadirkan skema pembelian sepeda motor dengan syarat lebih ringan selama pameran berlangsung. Pameran tahunan yang digelar sejak 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran ini dimanfaatkan Suzuki untuk menjaring konsumen lewat kombinasi produk dan promo penjualan. Fokusnya bukan hanya pada display unit, tapi juga kemudahan akses kepemilikan. Booth Suzuki di Hall A: Lebih Interaktif dan Fungsional Suzuki menempati Hall A, Booth 36, dengan konsep area yang dirancang lebih terbuka dan interaktif. Pengunjung bisa langsung mengeksplorasi lini produk sekaligus berdiskusi dengan tenaga penjual tanpa harus melalui alur yang kaku. Pendekatan ini terlihat diarahkan untuk mempercepat proses pengambilan keputusan, terutama bagi calon pembeli yang datang dengan kebutuhan spesifik—baik untuk penggunaan harian maupun jarak jauh. “Keikutsertaan Suzuki pada Jakarta Fair 2026 merupakan momen menarik bagi pengunjung yang sedang mencari sepeda motor baru. Deretan produk unggulan kami dapat dilihat secara langsung, dan juga terdapat penawaran spesial bagi calon konsumen untuk setiap pembelian di event Jakarta Fair Kemayoran 2026,” ujar Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Daftar Motor Suzuki yang Ditampilkan di PRJ 2026 Di sisi produk, Suzuki tidak membawa line-up yang terlalu luas, namun cukup representatif untuk berbagai segmen pasar. Beberapa model yang dipamerkan antara lain: Suzuki V-Strom 250SX Suzuki Burgman Street 125EX dan Suzuki Access 125 Suzuki Nex Crossover Suzuki Satria F150 Kombinasi ini menunjukkan strategi Suzuki yang tetap bermain di segmen fungsional—bukan sekadar gaya, tapi juga utilitas. Rincian Diskon PRJ 2026 Suzuki: DP Ringan hingga Bonus Bagian paling krusial tentu ada di program penjualan. Suzuki menawarkan skema yang relatif mudah diakses, terutama bagi pembeli pertama atau konsumen dengan budget terbatas. Beberapa poin utama program penjualan di PRJ 2026: Uang tanda jadi mulai Rp500.000 untuk proses pembelian Potongan tenor kredit hingga 3 kali Bonus merchandise eksklusif untuk setiap transaksi selama pameran Skema ini pada dasarnya menurunkan hambatan awal pembelian. DP rendah menjadi pintu masuk, sementara potongan tenor berpotensi menekan total bunga yang harus dibayar konsumen. Namun, seperti program pameran pada umumnya, konsumen tetap perlu memperhatikan detail perhitungan kredit secara menyeluruh—termasuk bunga, tenor asli, dan biaya tambahan lain yang mungkin tidak ditampilkan di materi promosi. Strategi Suzuki: Main di Aksesibilitas, Bukan Sensasi Alih-alih menghadirkan model baru atau gimmick besar, Suzuki tampak lebih fokus pada pendekatan praktis. Penawaran yang diberikan tidak revolusioner, tapi cukup relevan dengan kondisi pasar saat ini di mana daya beli masih menjadi faktor utama. Dalam penutup pernyataannya, Agha menegaskan posisi produk Suzuki di pasar: “Suzuki terus menghadirkan produk dengan kualitas, efisiensi, kenyamanan, serta performa andal dalam berbagai kondisi berkendara. Melalui deretan sepeda motor yang kami tampilkan di Jakarta Fair 2026, masyarakat dapat melihat lebih dekat dengan karakter dan keunggulan setiap produk Suzuki yang kami hadirkan di Indonesia,” tutup Agha. Lihat Selengkapnya
5 Mobil Hybrid Terbaik 2026 untuk Keluarga Indonesia, Nyaman, Irit, dan Modern
11 Jun 2026
5 Mobil Hybrid Terbaik 2026 untuk Keluarga Indonesia, Nyaman, Irit, dan Modern 11 Jun 2026 Jakarta, Goodcar.id - Mobil hybrid bukan lagi sekadar alternatif. Pada 2026, teknologi ini semakin diterima oleh keluarga Indonesia yang menginginkan konsumsi bahan bakar lebih efisien tanpa harus bergantung pada infrastruktur pengisian daya seperti mobil listrik murni. Alasannya sederhana. Hybrid menawarkan dua keuntungan sekaligus: biaya operasional yang lebih rendah dibanding mobil bensin konvensional dan fleksibilitas penggunaan yang tetap sama seperti mobil biasa. Isi bensin seperti biasa, tidak perlu mengubah kebiasaan berkendara, namun konsumsi BBM bisa jauh lebih hemat. Pilihan modelnya juga semakin beragam. Tidak hanya SUV premium, kini tersedia MPV keluarga, crossover kompak, hingga kendaraan tujuh penumpang dengan teknologi elektrifikasi. Lalu, mobil hybrid mana yang paling layak dipertimbangkan keluarga Indonesia pada 2026? Berikut pilihan Goodcar.id berdasarkan kombinasi kenyamanan, efisiensi, kapasitas kabin, fitur keselamatan, serta relevansinya untuk kebutuhan keluarga di Indonesia. 1. Nissan Serena e-Power Nissan Serena e-Power, adalah MPV keluarga yang paling mendekati mobil listrik. Jika prioritas utama adalah kenyamanan seluruh anggota keluarga, Nissan Serena e-Power layak berada di urutan pertama. Berbeda dengan hybrid konvensional, sistem e-Power menggunakan mesin bensin sebagai pembangkit listrik. Sementara roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Hasilnya, karakter berkendaranya terasa lebih halus dan responsif dibanding kebanyakan MPV di kelasnya. Namun keunggulan utama Serena bukan berada di balik kap mesin. Nilai jual terbesar mobil ini justru ada pada kabinnya. Ruang penumpang yang lapang, pintu geser elektrik di kedua sisi, akses masuk yang mudah untuk anak-anak maupun lansia, serta konfigurasi kursi yang fleksibel menjadikannya salah satu mobil keluarga paling nyaman di pasar saat ini. Spesifikasi Singkat Nissan Serena e-Power Mesin 1.4L e-Power Motor listrik sebagai penggerak utama Kapasitas 7 penumpang Dual power sliding door Transmisi otomatis Kisaran Harga Rp 655 juta Cocok untuk: Keluarga besar Pengguna yang sering bepergian jarak jauh Orang tua yang mengutamakan kenyamanan penumpang Serena e-Power mungkin bukan mobil hybrid paling populer di Indonesia. Namun untuk urusan kenyamanan keluarga, sulit mencari rival yang benar-benar setara. 2. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Jika Nissan Serena unggul dalam kenyamanan kabin, maka Innova Zenix Hybrid unggul dalam reputasinya sebagai kendaraan keluarga yang tangguh sekaligus meningkatkan efisiensi dan kenyamanan secara signifikan. Platform baru membuat pengendalian lebih baik. Kabin terasa lebih modern. Konsumsi bahan bakar pun jauh lebih efisien dibanding generasi sebelumnya. Keunggulan lain yang tidak bisa diabaikan adalah nilai jual kembali. Hingga hari ini, Innova masih menjadi salah satu model dengan pasar bekas paling kuat di Indonesia. Spesifikasi Singkat Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Mesin 2.0L Hybrid Sistem Toyota Hybrid System Transmisi e-CVT Kapasitas 7 penumpang Toyota Safety Sense Kisaran Harga Rp 470 juta – Rp 630 juta Cocok untuk: Keluarga yang sering mudik Pengguna dengan mobilitas tinggi Pembeli yang mempertimbangkan nilai jual kembali Innova Zenix Hybrid bukan mobil yang paling mewah. Namun untuk penggunaan jangka panjang, ia tetap menjadi salah satu pilihan paling aman di kelasnya. 3. Nissan Kicks e-Power Bagi banyak keluarga Indonesia, mobil listrik masih menyisakan satu pertanyaan besar: bagaimana jika tidak ada charger di rumah atau saat perjalanan jauh? Nissan Kicks e-Power hadir dengan platform teknnologi yang sama dengan Nissan e-Power. Mobil ini menawarkan pengalaman berkendara layaknya kendaraan listrik tanpa mengharuskan pemilik mencari stasiun pengisian daya. Dalam sistem e-Power, motor listrik menjadi satu-satunya penggerak roda. Mesin bensin hanya bertugas menghasilkan listrik untuk mengisi baterai. Hasilnya adalah akselerasi yang halus, respons instan saat pedal gas diinjak, serta tingkat kebisingan yang lebih rendah dibanding SUV konvensional. Untuk keluarga muda yang banyak beraktivitas di dalam kota, karakter tersebut menjadi nilai tambah yang terasa setiap hari. Spesifikasi Singkat Mesin 1.2L sebagai generator Motor listrik sekitar 129 PS Torsi sekitar 280 Nm Transmisi otomatis e-Power Kapasitas 5 penumpang Nissan Intelligent Mobility Kisaran Harga Baru: Rp 522 juta Bekas: mulai Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan tergantung tahun dan kondisi. Cocok untuk: Keluarga muda Pengguna perkotaan Pengemudi yang ingin merasakan sensasi EV tanpa repot charging Pemburu mobil hybrid bekas dengan teknologi modern Kelebihan Tarikan instan khas mobil listrik Sangat nyaman di perkotaan Konsumsi BBM efisien Harga bekas mulai menarik Teknologi masih relevan untuk beberapa tahun ke depan 4. Honda CR-V RS e:HEV Honda CR-V RS e:HEV berada di segmen yang berbeda, mobil tersebut merupakan SUV Premium untuk keluarga yang mengutamakan performa. Mobil ini tidak ditujukan untuk konsumen yang mencari harga terjangkau. Sebaliknya, CR-V Hybrid menyasar keluarga yang menginginkan kenyamanan SUV premium tanpa mengorbankan efisiensi. Performa menjadi salah satu kekuatan utamanya. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik menghasilkan tenaga yang responsif di berbagai kondisi jalan. Di saat yang sama, kabin tetap menawarkan kenyamanan yang layak untuk perjalanan jauh bersama keluarga. Spesifikasi Singkat Mesin 2.0L Hybrid Tenaga sistem lebih dari 200 hp Transmisi e-CVT Honda Sensing Kapasitas 5 penumpang Kisaran Harga Rp 800 juta – Rp 850 juta Cocok untuk: Eksekutif muda Keluarga yang sering bepergian antarkota Pengguna yang menginginkan SUV premium CR-V RS e:HEV membuktikan bahwa mobil ramah lingkungan tidak harus mengorbankan performa. 5. Suzuki XL7 Hybrid Salah satu hambatan terbesar dalam membeli mobil hybrid adalah harga. Suzuki mencoba menjawab tantangan tersebut melalui XL7 Hybrid. Model ramah di kantong tetapi menawarkan teknologi elektrifikasi dengan banderol yang jauh lebih terjangkau dibanding sebagian besar pesaingnya. Memang, sistem hybrid yang digunakan masih tergolong mild hybrid. Namun untuk penggunaan harian, teknologi tersebut tetap mampu membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar. Yang paling penting, XL7 Hybrid tetap menawarkan konfigurasi tujuh penumpang yang menjadi kebutuhan banyak keluarga Indonesia. Spesifikasi Singkat Mesin 1.5L Sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) Kapasitas 7 penumpang Pilihan transmisi manual dan otomatis Kisaran Harga Rp 290 juta – Rp 320 juta Cocok untuk: Keluarga dengan anggaran terbatas Pembeli mobil hybrid pertama Pengguna yang mencari biaya kepemilikan rendah XL7 Hybrid mungkin bukan yang paling canggih. Namun dari sisi nilai yang ditawarkan, mobil ini termasuk yang paling menarik di pasarnya. Mana yang Paling Layak Dipilih? Jawabannya bergantung pada kebutuhan. Jika yang dicari adalah mobil hybrid keluarga paling nyaman, Nissan Serena e-Power layak berada di posisi teratas. Ruang kabin, kemudahan akses, dan karakter berkendaranya memberikan pengalaman yang sulit ditandingi kompetitor. Jika menginginkan pilihan yang lebih aman dari sisi jaringan servis dan nilai jual kembali, Toyota Innova Zenix Hybrid tetap menjadi kandidat terkuat. Untuk keluarga muda, Nissan Kicks e-Power Toyota Yaris Cross Hybrid menawarkan keseimbangan yang baik antara efisiensi dan kepraktisan. Sementara Honda CR-V RS e:HEV cocok bagi konsumen yang menginginkan SUV premium dengan teknologi hybrid modern. Adapun Suzuki XL7 Hybrid menjadi jawaban bagi keluarga yang ingin menikmati teknologi elektrifikasi tanpa harus mengeluarkan anggaran besar. Lihat Selengkapnya
Spesifikasi Jetour T1 i-DM Mulai Terungkap, SUV Hybrid Siap Tantang Suzuki Jimny
28 May 2026
Spesifikasi Jetour T1 i-DM Mulai Terungkap, SUV Hybrid Siap Tantang Suzuki Jimny 28 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Spesifikasi Jetour T1 i-DM mulai terungkap seiring sinyal kuat kehadirannya di Indonesia. SUV bergaya urban adventure ini bukan produk yang benar-benar baru, karena sebelumnya sudah meluncur secara global dan mencatat penjualan signifikan dalam waktu relatif singkat. Dalam pengumuman resminya, Jetour memastikan bahwa T1 akan dibekali teknologi i-DM (Intelligent Dual Mode), sebuah sistem plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik untuk efisiensi sekaligus performa. Jika melihat spesifikasi Jetour T1 i-DM secara fisik, dimensinya tergolong cukup besar untuk kelas SUV ringkas. Mobil ini memiliki panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi sekitar 1.840 mm dengan wheelbase 2.800 mm. Mesin 1.5 Turbo + Motor Listrik, Tenaga Gabungan Signifikan Masuk ke bagian teknis, spesifikasi Jetour T1 i-DM mengandalkan kombinasi mesin bensin 1.500 cc turbo 4-silinder dengan tenaga 132 PS dan torsi 200 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 150 kW atau sekitar 201 dk dengan torsi 310 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi DHT single gear yang umum digunakan pada sistem hybrid modern. Dengan konfigurasi tersebut, Jetour mengklaim jarak tempuh gabungan bisa menembus lebih dari 1.000 km. Angka ini cukup relevan untuk penggunaan jarak jauh tanpa terlalu bergantung pada infrastruktur charging. Baterai 26,7 kWh dan Sistem AWD Pintar Spesifikasi Jetour T1 i-DM diprediksi juga didukung baterai berkapasitas 26,7 kWh, yang tergolong besar untuk kategori plug-in hybrid. Kapasitas ini memungkinkan mobil melaju dalam mode listrik murni untuk kebutuhan harian di dalam kota. Salah satu fitur yang cukup menonjol adalah sistem penggerak empat roda pintar XWD. Sistem ini mampu mendistribusikan tenaga secara instan ke roda dengan traksi terbaik, terutama saat menghadapi kondisi jalan licin atau tidak rata. Selain itu, terdapat fitur Mode X yang dapat menyesuaikan karakter kendaraan secara otomatis dalam hitungan milidetik. Untuk pengguna yang ingin pengaturan manual, tersedia tujuh mode berkendara, termasuk Sport, Snow, dan Sand. “JETOUR melihat kebutuhan konsumen saat ini terus berkembang menuju kendaraan yang tidak hanya memiliki desain kuat dan karakter berbeda, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih cerdas, efisien, dan nyaman untuk berbagai gaya hidup modern. Kami percaya, JETOUR T1 akan menjadi salah satu langkah penting JETOUR dalam menghadirkan inovasi global yang semakin relevan bagi pasar Indonesia, dan dalam waktu dekat model ini akan segera kami hadirkan secara resmi di Indonesia,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia. Berpotensi Jadi Penantang Segmennya Suzuki Jimny Dengan spesifikasi Jetour T1 i-DM yang sudah terungkap, posisi mobil ini cukup menarik. Di satu sisi, ia bisa menjadi alternatif SUV bergaya off-road ringan seperti Jimny 5-door, namun dengan pendekatan elektrifikasi. Di sisi lain, T1 i-DM juga berpotensi bersaing dengan SUV elektrifikasi lain yang mulai masuk ke pasar Indonesia, seperti ICAR V23 misalnya. Jetour memberi sinyal bahwa peluncuran resmi T1 di Indonesia tinggal menunggu waktu. Kehadiran model ini menjadi bagian dari langkah brand tersebut dalam mengikuti tren elektrifikasi global yang semakin cepat. Jika spesifikasi Jetour T1 i-DM yang beredar saat ini tidak banyak berubah, maka SUV ini berpotensi menjadi salah satu opsi menarik di segmen hybrid dengan karakter yang berbeda dari kebanyakan kompetitor. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.