Langkah Besar AiMOGA Robotics, 1.000 Robot Polisi Pintar Resmi Dipasarkan Secara Global22 May 2026
Langkah Besar AiMOGA Robotics, 1.000 Robot Polisi Pintar Resmi Dipasarkan Secara Global22 May 2026
Jakarta, GoodCar.id – AiMOGA Robotics mencatat pencapaian besar dalam pengembangan industri robotika global dengan resmi memasuki fase komersialisasi skala besar. Momentum tersebut ditandai melalui penandatanganan 1.000 unit serta pengiriman perdana 110 unit Intelligent Police Robot dalam ajang 2026 AiMOGA Global Release Conference bertema “Driven by Scenarios, United for Growth”.
Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi inovasi teknologi Chery Group yang terus memperluas pengembangan intelligent mobility, tidak hanya melalui kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV), tetapi juga lewat integrasi ekosistem teknologi masa depan yang lebih cerdas dan terhubung.
Pengembangan teknologi tersebut turut menjadi fondasi bagi berbagai sub-brand Chery Group, termasuk LEPAS, dalam menghadirkan pengalaman mobilitas yang semakin intuitif, personal, dan relevan dengan kebutuhan pengguna modern.
“Chery Group berkomitmen untuk menjadi perusahaan teknologi masa depan dengan menggabungkan kekuatan kualitas sistem dan inovasi. Pengembangan robotika juga memiliki kesamaan fundamental dengan kendaraan pintar, terutama pada aspek persepsi, perencanaan, dan kontrol, yang menjadi dasar dalam membangun pengalaman berkendara yang lebih cerdas dan intuitif,” ujar Yin Tongyue, Chairman Chery Group.
Fokus Baru Chery Group dalam Industrialisasi Robotika
Konferensi yang berlangsung di Wuhu tersebut juga menjadi panggung bagi Chery Group untuk memperkenalkan visi strategis terbaru dalam pengembangan industri robotika. Selain Intelligent Police Robot, AiMOGA turut memperkenalkan berbagai lini produk baru, seperti robot humanoid Mornine, medical guidance robot, quadruped robot, hingga berbagai solusi robotika lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Chery Group juga mengumumkan kolaborasi pengembangan talenta bersama 100 universitas serta memperkenalkan platform penyewaan robot sebagai bagian dari pengembangan ekosistem robotika yang lebih luas dan terintegrasi.
Langkah ini memperlihatkan keseriusan AiMOGA Robotics dalam membangun industri robotika secara menyeluruh, mulai dari riset dan pengembangan teknologi hingga implementasi komersial berskala global di berbagai sektor.
Menurut Yin Tongyue, Chery selama ini konsisten menjalankan strategi “T+T”, yaitu kombinasi antara kualitas dan sistem manufaktur ala Toyota dengan semangat inovasi disruptif seperti Tesla. Pendekatan tersebut kini diperluas ke sektor robotika yang memiliki keterkaitan erat dengan teknologi kendaraan pintar.
Dalam banyak aspek, kendaraan pintar pada dasarnya merupakan bentuk mobile robot karena sama-sama mengandalkan sistem persepsi, perencanaan, dan kontrol berbasis kecerdasan buatan. Kesamaan inilah yang menjadi fondasi pengembangan robotika AiMOGA.
Penandatanganan 1.000 Unit Jadi Tonggak Baru
Salah satu sorotan utama dalam konferensi tersebut adalah penandatanganan kerja sama untuk 1.000 unit Intelligent Police Robot sekaligus pengiriman perdana sebanyak 110 unit. Pencapaian ini menjadi tonggak penting yang menandai transisi AiMOGA dari tahap pengembangan dan uji coba menuju implementasi skala besar di berbagai skenario nyata.
Robot-robot tersebut dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan layanan kota pintar, termasuk pengaturan lalu lintas, pengawasan kendaraan, hingga dukungan operasional dalam event berskala besar.
Perwakilan mitra dari Vietnam turut membagikan perjalanan kolaborasi bersama AiMOGA Robotics, mulai dari tahap diskusi awal hingga kerja sama resmi. Kedua pihak juga berencana mengembangkan pusat pengalaman robotika dan kawasan industri pintar guna memperluas pemanfaatan robot di berbagai bidang, termasuk kesehatan, pendidikan, dan manajemen lalu lintas.
Saat ini, Intelligent Police Robot AiMOGA telah digunakan di berbagai kota dan kegiatan berskala besar di Tiongkok. Beberapa implementasinya meliputi pengaturan lalu lintas di area sekolah di Wuhu, dukungan operasional di Jiangyin Marathon, hingga pengawasan lalu lintas pada ajang Jiangsu City Football League di Changzhou.
Robot-robot tersebut mampu membantu berbagai tugas lapangan, seperti pengaturan lalu lintas saat jam sibuk, pemantauan parkir ilegal, pengawasan kendaraan non-motor, hingga mendukung pengelolaan keamanan dan operasional acara besar. Kehadiran teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan kota sekaligus membantu tugas petugas di lapangan.
Dukungan Teknologi Global untuk Pengalaman LEPAS
Bagi LEPAS, perkembangan teknologi robotika dan intelligent mobility di tingkat global menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman berkendara masa depan yang lebih relevan dengan kebutuhan pengguna modern.
Di tengah meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap kendaraan energi baru (NEV), aspek kenyamanan, konektivitas, dan integrasi teknologi kini menjadi elemen utama dalam mendefinisikan mobilitas premium.
Melalui dukungan inovasi Chery Group yang terus berkembang, LEPAS menghadirkan pendekatan mobilitas yang tidak hanya berfokus pada performa kendaraan, tetapi juga bagaimana teknologi mampu menciptakan pengalaman berkendara yang lebih seamless, intuitif, dan sesuai dengan ritme gaya hidup urban masa kini.
Visi tersebut diwujudkan melalui kehadiran model seperti LEPAS L8 PHEV dan LEPAS E4 EV yang menjadi representasi solusi mobilitas modern bagi kebutuhan konsumen saat ini.
Pencapaian AiMOGA Robotics sekaligus memperlihatkan bagaimana Chery Group terus memperluas inovasi teknologi lintas industri, dari kendaraan listrik hingga robotika cerdas, guna menghadirkan ekosistem mobilitas masa depan yang semakin terintegrasi, efisien, dan berbasis teknologi pintar.
Lihat Selengkapnya
TGRI Sapu Bersih Dua Seri Awal Kejurnas Rally 2026 di Banjarbaru14 May 2026
TGRI Sapu Bersih Dua Seri Awal Kejurnas Rally 2026 di Banjarbaru14 May 2026
Jakarta, Goodcar.id - Pasangan pembalap Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto langsung tancap gas di awal musim Kejurnas Rally 2026. Keduanya membawa tim TOYOTA GAZOO Racing Indonesia meraih kemenangan overall di dua seri pembuka yang digelar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 8–10 Mei 2026.
Hasil ini melanjutkan tren positif tim setelah sebelumnya tampil kompetitif di Kejurnas Sprint Rally. Mobil Toyota GR Yaris Rally2 kembali menjadi tulang punggung performa tim di lintasan gravel yang menuntut konsistensi dan ketahanan kendaraan.
Sempat Terbalik Saat Latihan, Mobil Kembali Prima di Lomba
Awal pekan lomba tidak berjalan mulus. GR Yaris Rally2 sempat mengalami kecelakaan hingga terbalik saat sesi free practice. Namun tim engineer TGRI berhasil mengembalikan kondisi mobil hingga siap tempur.
Momentum langsung dibangun sejak awal lomba. Pada Super Special Stage (SS1) sepanjang 2,5 km, Ryan dan Adi mencatat waktu 02:01,2 detik—menjadi yang tercepat dan membuka peluang dominasi di seri pertama.
Konsisten di Special Stage, Unggul Tipis di Seri Pertama
Di hari pertama, Sabtu (9/5), total tujuh special stage dilombakan. Ryan dan Adi mencatat waktu terbaik di empat SS, cukup untuk mengunci posisi pertama overall.
Total waktu 44 menit 58,1 detik membawa mereka unggul sekitar 10 detik dari pesaing terdekat. Margin ini menunjukkan persaingan tetap ketat, meski TGRI tampil lebih konsisten di beberapa sektor krusial.
Sapu Bersih Seri Kedua, Selisih Makin Jauh
Masuk ke seri kedua pada Minggu (10/5), performa TGRI justru semakin solid. Dari enam SS yang dilombakan, Ryan dan Adi menyapu bersih seluruhnya dengan catatan waktu tercepat.
Mereka mencatat total waktu 42 menit 33,9 detik, unggul 33 detik dari posisi kedua. Selisih yang lebih lebar ini memperlihatkan peningkatan ritme sekaligus adaptasi yang lebih matang terhadap karakter lintasan.
Evaluasi Tim: Hasil Positif di Awal Musim
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menyebut hasil ini sebagai awal yang baik bagi tim di musim 2026.
“Selamat kepada TOYOTA GAZOO Racing Indonesia yang memulai partisipasinya di ajang rally nasional sebagai juara pertama back-to-back. GR Yaris Rally2 kembali memperlihatkan dominasinya selama dua seri lomba sekaligus memastikan Ryan Nirwan dan Adi Indiarto sebagai yang tercepat. Persiapan yang matang serta dukungan optimal dari seluruh tim terbayarkan melalui kemenangan yang membanggakan ini. Semoga catatan positif tersebut tidak hanya dapat dipertahankan hingga akhir musim, tetapi juga mampu memotivasi calon-calon pembalap Indonesia untuk terus berusaha pushing the limits for better di dunia motorsport,” ujar Bansar.
Sementara itu, Ryan Nirwan menyoroti proses pemulihan mobil sebagai bagian penting dari hasil akhir yang diraih.
“Kami bangga atas performa GR Yaris Rally2 karena kembali menjadi yang tercepat meskipun sempat mengalami accident di sesi latihan bebas. Bagi kami, proses tersebut menjadi bagian penting dari upaya untuk terus pushing the limits for better. Kami juga berterima kasih atas kolaborasi yang solid dari tim engineer TGRI karena sanggup memperbaiki dan mempertahankan peak performance mobil ini selama race weekend. Semoga hasil menggembirakan ini akan memberikan dampak positif pada tim untuk meraih target juara nasional tahun ini,” kata Ryan.
Rally Nasional dan Kedekatannya dengan Publik
Selain hasil lomba, karakter rally yang menggunakan jalan umum juga menjadi sorotan. Marketing Director TAM lainnya, Hiroyuki Oide, menilai rally memiliki kedekatan tersendiri dengan masyarakat.
“Salah satu ciri khas rally adalah diadakan di jalan yang sama dengan yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari sehingga terasa lebih dekat dan seru bagi yang menyaksikan langsung dari sisi lintasan. Partisipasi dan prestasi TGRI diharapkan dapat menyebarkan Joy & Excitement of GR kepada semua orang dan meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mendukung semua aktivitas balap kami untuk menjadi yang terdepan di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Modal Awal Menuju Musim Panjang
Dua kemenangan beruntun ini menjadi modal penting bagi TGRI untuk menghadapi seri-seri berikutnya di Kejurnas Rally 2026. Meski demikian, kompetisi masih panjang dan potensi perubahan posisi tetap terbuka, mengingat reli sangat bergantung pada faktor teknis, cuaca, hingga kondisi lintasan.
Hasil di Banjarbaru setidaknya memberi gambaran awal: konsistensi, kesiapan tim, dan ketahanan mobil masih jadi faktor penentu dalam perebutan gelar juara nasional tahun ini.
Lihat Selengkapnya
Tips Aman Mobil Hybrid Toyota: 4 Larangan yang Wajib Dihindari11 May 2026
Tips Aman Mobil Hybrid Toyota: 4 Larangan yang Wajib Dihindari11 May 2026
Jakarta, Goodcar.id - Penggunaan mobil hybrid di Indonesia terus meningkat, terutama dari lini Hybrid EV milik Toyota. Teknologi yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik ini menawarkan efisiensi sekaligus kenyamanan berkendara. Namun di balik itu, ada aturan penting yang tidak boleh diabaikan.
Tips aman mobil hybrid Toyota bukan hanya soal cara mengemudi, tapi juga memahami batasan penggunaan. Apalagi dalam kondisi jalan yang dinamis—mulai dari kemacetan, genangan air, hingga perlintasan kereta api, risiko tetap ada jika pengemudi tidak waspada.
Kenapa Pengemudi Mobil Hybrid Tetap Harus Defensive Driving?
Dalam mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh, kondisi jalan tidak selalu bisa diprediksi. Karena itu, pengemudi mobil hybrid tetap harus mengedepankan defensive driving.
Teknologi hybrid memang membantu dari sisi efisiensi dan respons tenaga, tapi bukan berarti membuat pengemudi kebal dari risiko. Justru, karakter torsi instan dari motor listrik perlu dikontrol dengan baik agar tidak memicu kesalahan saat berkendara.
4 Larangan Mobil Hybrid Toyota yang Wajib Dihindari
Agar penggunaan mobil hybrid tetap aman dan tidak menimbulkan masalah di jalan, ada empat larangan penting yang perlu diperhatikan:
1. Dilarang Menerjang Banjir atau Genangan Dalam
Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah memaksakan mobil melewati genangan air. Perlu dipahami, sistem elektrifikasi pada mobil hybrid Toyota bersifat water resistant, bukan water proof.
Artinya, komponen seperti baterai tegangan tinggi dan inverter memang terlindungi, tapi tetap berisiko rusak jika air masuk ke dalam sistem. Risiko terbesarnya adalah korsleting yang bisa berdampak pada performa kendaraan.
2. Dilarang Memodifikasi Sistem Kelistrikan
Modifikasi pada sistem kelistrikan, baik tegangan rendah maupun tinggi, sangat tidak disarankan. Selain berpotensi merusak komponen lain, tindakan ini juga bisa menggugurkan garansi kendaraan.
Lebih jauh, sistem listrik tegangan tinggi pada mobil hybrid memiliki risiko sengatan listrik jika ditangani tanpa standar yang tepat. Karena itu, semua perbaikan harus dilakukan oleh teknisi resmi.
3. Dilarang Panik Saat Melintasi Rel Kereta
Melintasi perlintasan kereta api sering jadi momen krusial. Salah satu larangan utama adalah panik saat berada di atas rel.
Mobil hybrid Toyota dengan transmisi otomatis tetap mampu melewati rel dengan normal. Pengemudi cukup menggunakan posisi D dan mengatur kecepatan dengan pedal. Selama baterai dalam kondisi aman, mode EV tidak akan menyebabkan mobil tiba-tiba mati.
Jika terjadi kendala, langkah pertama adalah tetap tenang, cek panel instrumen, dan coba nyalakan ulang mesin sesuai prosedur.
4. Dilarang Mengemudi Terlalu Agresif di Area Rawan
Karakter torsi instan dari motor listrik membuat mobil hybrid terasa responsif sejak awal. Namun, ini bisa jadi masalah jika digunakan secara agresif, terutama di area seperti rel kereta atau jalan tidak rata.
Menekan pedal gas secara berlebihan bisa membuat mobil kehilangan traksi atau kendali. Karena itu, pengemudi perlu menjaga input pedal tetap halus dan terukur.
Teknik Aman Melintasi Rel Kereta dengan Mobil Hybrid
Selain menghindari larangan di atas, ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan saat melewati rel kereta api.
Pastikan untuk berhenti sejenak sebelum rel dan melihat kondisi kiri-kanan. Perhatikan juga kontur lintasan, apakah rata, menanjak, atau berlubang.
Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, dan jangan memaksakan masuk ke area rel jika kondisi belum sepenuhnya kosong. Waspadai juga perlintasan rel ganda yang memiliki potensi kereta datang dari arah berbeda.
Jika semua aman, melintaslah dengan tenang tanpa akselerasi berlebihan.
Kondisi Kendaraan Tetap Jadi Faktor Utama
Selain teknik berkendara, kondisi mobil juga memegang peranan penting. Servis berkala wajib dilakukan untuk memastikan semua komponen, termasuk sistem hybrid, bekerja optimal.
“Mobil hybrid Toyota dirancang agar dapat dikendarai dengan aman di berbagai medan jalan termasuk perlintasan kereta api. Namun, AutoFamily harus tetap fokus dan waspada supaya dapat melaju dengan aman. Sejalan visi Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, pastikan mobil hybrid dalam kondisi prima dengan servis berkala, cukup booking lewat Auto2000.co.id,” ujar Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.
Dengan memahami tips aman mobil hybrid Toyota dan menghindari empat larangan utama ini, risiko berkendara bisa ditekan. Teknologi canggih tetap membutuhkan kontrol penuh dari pengemudi agar perjalanan tetap aman dan terkendali.
Lihat Selengkapnya
Menelisik Teknologi GAC di Museum dan AION Factory, Sejauh Mana Inovasinya?04 May 2026
Menelisik Teknologi GAC di Museum dan AION Factory, Sejauh Mana Inovasinya?04 May 2026
Jakarta, Goodcar.id - Menelisik teknologi GAC di Museum dan AION Factory menjadi bagian dari rangkaian kunjungan industri yang berlangsung di Guangzhou, China.
Agenda ini dilakukan untuk melihat secara langsung pengembangan inovasi serta kapabilitas manufaktur global yang dimiliki GAC, terutama dalam menghadapi era elektrifikasi otomotif.
Kunjungan dimulai dari GAC Technology Museum yang menampilkan perjalanan dan inovasi teknologi GAC, termasuk kolaborasi dengan GAC Honda dan GAC Toyota.
Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah Magazine Battery Technology, yang dirancang untuk meningkatkan keamanan baterai kendaraan listrik melalui struktur tahan panas, sistem pendingin, serta pemantauan real-time melalui Battery Management System (BMS).
GAC juga menghadirkan pengembangan terbaru melalui Magazine Battery Technology 2.0 dengan peningkatan stabilitas material, sistem pendinginan berlapis, serta fitur self fire-extinguishing untuk mengurangi risiko thermal runaway.
Selain teknologi baterai, GAC turut memperkenalkan sistem kendaraan pintar melalui platform ADiGO (AI Driving Intelligent System). Sistem ini mencakup berbagai fitur seperti ADiGO PILOT untuk autonomous driving, serta teknologi parkir otomatis seperti Autonomous Valet Parking (AVP) dan Home Parking Assist (HPA).
Teknologi tersebut menjadi bagian dari pengembangan kendaraan berbasis kecerdasan buatan yang tengah dikembangkan GAC.
“Kunjungan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana GAC mengembangkan teknologi kendaraan, mulai dari aspek keselamatan baterai, sistem cerdas, hingga kesiapan implementasinya dalam produk,” ujar Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia.
Agenda kemudian berlanjut ke GAC Trumpchi Factory yang memproduksi kendaraan berbasis mesin konvensional (ICE), hybrid (HEV), hingga plug-in hybrid (PHEV).
Fasilitas ini mengandalkan sistem manufaktur terintegrasi dengan tingkat otomatisasi tinggi, termasuk proses stamping, welding berbasis machine vision, teknologi pengecatan, serta assembly line fleksibel. Selain itu, GAC juga menampilkan pengembangan powertrain hybrid dengan konfigurasi dual-motor multi-gear.
Kunjungan berikutnya dilakukan ke GAC AION Factory yang berfokus pada produksi kendaraan listrik berbasis smart manufacturing. Di fasilitas ini, GAC memperlihatkan pengembangan teknologi baterai masa depan, termasuk solid-state battery, serta inovasi material baterai untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi.
Melalui rangkaian kunjungan tersebut, GAC menunjukkan integrasi antara pengembangan teknologi dan proses produksi, sejalan dengan strategi global “In Local, For Local”. Pendekatan ini diterapkan untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.