Sejarah Mobil Genesis, Dari Sedan Hyundai Jadi Brand Mewah Global20 Feb 2026
Sejarah Mobil Genesis, Dari Sedan Hyundai Jadi Brand Mewah Global20 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id – Di tengah persaingan ketat segmen mobil premium global, Genesis berhasil menegaskan diri sebagai brand mobil mewah yang kini dikenal di seluruh dunia.
Perjalanan Genesis menunjukkan bagaimana pabrikan Korea Selatan mampu berkembang dari produk niche menjadi pemain global di pasar premium otomotif.
Awal Mula Dari Hyundai Genesis ke Brand Premium
Jika Toyota punya Lexus, Hyundai punya Genesis. Cerita Genesis berawal dari sebuah sedan mewah yang diproduksi oleh Hyundai Motor Company pada 2008. Model ini dikenal sebagai Hyundai Genesis, sedan premium yang dirancang untuk menantang dominasi mobil‑mobil mewah dari Eropa dan Jepang pada masanya.
Setelah kesuksesan awal dan respon positif di pasar global, Hyundai mengambil langkah berani pada 4 November 2015 dengan mengumumkan Genesis sebagai merek mobil mewah independen. Genesis menjadi lini baru di bawah Hyundai Motor Group, serupa dengan langkah Toyota yang melahirkan Lexus atau Nissan dengan Infiniti.
Model pertama yang dipasarkan di bawah brand Genesis Motor adalah Genesis G90, sedan flagship yang debut secara global setelah brand resmi diluncurkan. Sejak saat itu, lineup berkembang dengan seri‑seri lain seperti G80, G70, serta SUV premium seperti GV70 dan GV80.
Sejak diluncurkan sebagai merek sendiri, Genesis memperluas kehadirannya ke berbagai pasar utama dunia. Brand ini masuk ke Amerika Serikat pada 2017 dan kemudian Eropa pada awal 2021, langkah yang menegaskan ambisinya bersaing dengan pemain mapan di kelas premium.
Pertumbuhan penjualan Genesis juga menunjukkan tren positif. Pada 2023, penjualan global Genesis telah melampaui 1 juta unit kendaraan hanya dalam kurang dari delapan tahun sejak debutnya, mencakup penjualan domestik di Korea Selatan dan penjualan ekspor ke berbagai negara.
Prestasi tersebut tidak lepas dari strategi produk yang konsisten memperkenalkan model‑model kompetitif dan pengalaman merek yang berbeda. Genesis juga dikenal karena menghadirkan ruang pengalaman merek di berbagai kota dunia guna mendekatkan konsumen dengan filosofi desain dan kemewahannya.
Filosofi Desain dan Masa Depan Elektrifikasi
Menurut laman resmi Hyundai Global, disebutkan jika Genesis dikenal dengan filosofi desain “Athletic Elegance”, perpaduan estetika elegan khas mewah dengan karakter dinamis. Filosofi ini menjadi ciri khas setiap model, mulai dari sedan hingga SUV.
Lebih jauh lagi, Genesis telah menetapkan strategi elektrifikasi penuh dengan rencana menjadikan semua model barunya 100% listrik mulai 2025, sebagai bagian dari langkah menuju mobilitas berkelanjutan serta mendukung tren global EV.
Perjalanan Genesis dari sebuah model merek Hyundai menjadi brand mewah global menunjukkan evolusi unik di industri otomotif modern. Dengan strategi ekspansi global, lineup produk yang kuat, serta visi menuju elektrifikasi, Genesis kini bukan hanya simbol mobil premium asal Korea Selatan tetapi juga pesaing nyata di pasar otomotif dunia.
Lihat Selengkapnya
Kapasitas Produksi Pick-Up Indonesia Bisa Dioptimalkan, GAIKINDO Siap Penuhi Kebutuhan20 Feb 2026
Kapasitas Produksi Pick-Up Indonesia Bisa Dioptimalkan, GAIKINDO Siap Penuhi Kebutuhan20 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id – Industri otomotif Indonesia sedang menghadapi tekanan penjualan dalam negeri, namun potensi produksi tetap besar. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) saat ini menaungi 61 perusahaan otomotif dengan total kapasitas produksi mencapai 2,5 juta unit kendaraan bermotor roda empat atau lebih per tahun.
Dari jumlah tersebut, produksi kendaraan komersial kelas menengah ke-bawah, terutama pick-up, masih belum dimanfaatkan secara optimal. Anggota GAIKINDO yang memproduksi kendaraan jenis ini antara lain:
PT Suzuki Indomobil Motor
PT Isuzu Astra Motor Indonesia
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor
PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors)
PT Sokonindo Automobile (DFSK)
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
PT Astra Daihatsu Motor
Secara keseluruhan, kapasitas produksi pick-up anggota GAIKINDO bisa mencapai lebih dari 400.000 unit per tahun, namun pemanfaatannya belum maksimal. Kendaraan ini umumnya mengadopsi sistem penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40%, menjadikannya andalan untuk kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.
“Jaringan servis dan layanan purna jual yang luas membuat kendaraan komersial 4x2 ini mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara merata,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum GAIKINDO. Ia menambahkan, “Kendaraan penggerak 4x4 memang bisa diproduksi, tetapi membutuhkan waktu untuk persiapan produksi yang matang.”
Industri otomotif nasional juga menjadi penyumbang besar lapangan kerja, dengan total 1,5 juta pekerja yang terlibat di seluruh ekosistemnya. Meski penjualan domestik sempat tertekan di bawah 1 juta unit per tahun, Indonesia tetap mencatat capaian ekspor kendaraan yang signifikan, mencapai lebih dari 518.000 unit ke 93 negara.
Menanggapi rencana impor kendaraan dari India, Putu Juli Ardika menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan industri lokal.
“Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri pendukungnya, termasuk industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM, memiliki kapasitas untuk memenuhi kebutuhan domestik. Hanya diperlukan waktu agar jumlah dan kriterianya sesuai,” jelas Putu Juli.
Ia menekankan bahwa dengan kesempatan dan waktu yang cukup, anggota GAIKINDO dan GIAMM dapat ikut memenuhi permintaan kendaraan komersial, sekaligus mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri dan mencegah potensi pengurangan tenaga kerja akibat penurunan permintaan domestik.
Namun, di tengah kapasitas lokal yang masih dapat dioptimalkan, PT Agrinas Pangan Nusantara memilih untuk mengimpor kendaraan pick-up dari India guna mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Perseroan mengimpor sebanyak 70.000 unit mobil pick-up Tata Motors, terdiri dari Yodha Pick Up dan truk ringan Ultra T.7, masing-masing 35.000 unit. Sebelumnya, Agrinas juga mengimpor 35.000 unit pick-up Scorpio dari Mahindra, sehingga total kendaraan niaga impor dari India mencapai 105.000 unit.
Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia, Asif Shamim, menuturkan, “Pesanan untuk Kopdes Merah Putih ini mencerminkan semakin meningkatnya penerimaan kendaraan komersial asal India di pasar global. Penggunaannya akan mendukung logistik pertanian di Indonesia dengan meningkatkan konektivitas, memungkinkan pergerakan barang yang lebih efisien di seluruh jaringan pedesaan dan regional.”
Kedua kendaraan ini dirancang untuk kinerja berkelanjutan dan efisiensi operasional. Tata Yodha Pick Up tersedia dalam varian single cab maupun crew cab, dengan opsi penggerak 4×2 dan 4×4, serta mesin 2,2 liter diesel bertenaga 100 PS dan torsi 250 Nm. Sedangkan Tata Ultra T.7 adalah truk ringan dengan mesin diesel 4 silinder, tenaga hingga 125 PS pada 2.800 rpm, torsi maksimal 360 Nm, dan kapasitas GVW sekitar 7.490 kg. Armada ini akan didistribusikan melalui koperasi pertanian dengan skema bertahap untuk memastikan integrasi dan operasi yang berkelanjutan.
Pesanan Agrinas menjadi yang terbesar dalam portofolio ekspor Tata Motors, ditujukan untuk sektor pertanian dan logistik pedesaan. Meskipun demikian, GAIKINDO tetap yakin bahwa kapasitas produksi pick-up dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan domestik jika diberikan waktu dan dukungan yang cukup, sehingga potensi impor bisa diminimalkan dan ekosistem industri lokal tetap terjaga.
Lihat Selengkapnya
Daftar 20 Mobil Terlaris Januari 2026, Innova Masih Tak Tergoyahkan20 Feb 2026
Daftar 20 Mobil Terlaris Januari 2026, Innova Masih Tak Tergoyahkan20 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Pasar otomotif nasional membuka tahun 2026 dengan catatan positif. Data penjualan wholesales Januari 2026 mencatat total distribusi pabrik ke diler sebanyak 66.447 unit. Angka ini naik 7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang berada di angka 62.084 unit.
Sementara itu, penjualan retail atau dari diler ke konsumen juga ikut tumbuh. Sepanjang Januari 2026, angka retail mencapai 66.936 unit, meningkat 4,5 persen dibanding Januari 2025 yang mencatat 64.076 unit. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa daya beli konsumen mulai kembali stabil di awal tahun.
Lalu, model apa saja yang paling laris di Januari 2026?
Posisi pertama daftar mobil terlaris Januari 2026 ditempati oleh Toyota Innova. Jika digabungkan antara varian Reborn (2.728 unit) dan Zenix (2.673 unit), totalnya mencapai 5.401 unit.
Angka ini menunjukkan bahwa segmen MPV medium masih sangat kuat. Kombinasi pilihan mesin konvensional dan hybrid pada generasi terbaru membuat Innova tetap relevan untuk kebutuhan keluarga maupun fleet.
Di posisi kedua ada Daihatsu Gran Max Pick Up dengan 4.925 unit. Model ini konsisten menjadi tulang punggung sektor usaha kecil dan distribusi logistik ringan.
Karakter tangguh, harga kompetitif, dan biaya operasional yang relatif terjangkau membuat Gran Max PU tetap stabil meski pasar kendaraan penumpang semakin kompetitif.
Posisi ketiga dihuni oleh Honda Brio dengan total 3.672 unit. Kontribusi terbesar datang dari varian Satya sebanyak 3.430 unit, sementara Brio RS menyumbang 242 unit.
Brio masih jadi pilihan utama anak muda dan keluarga muda yang mencari city car irit dan lincah untuk penggunaan harian.
Kejutan dari Mobil Listrik
Menariknya, daftar 5 besar juga diwarnai model elektrifikasi. BYD Atto 1 mencatat 3.361 unit dan langsung menempati posisi empat. Ini menunjukkan bahwa penerimaan kendaraan listrik semakin kuat di pasar domestik.
Tak hanya itu, Jaecoo J5 EV juga masuk 10 besar dengan 1.942 unit. Kehadiran dua model EV di jajaran terlaris jadi indikator perubahan tren konsumen yang mulai melirik kendaraan tanpa emisi.
Berikut Daftar 20 Mobil Terlaris Januari 2026:
Toyota Innova – 5.401 unit
Daihatsu Gran Max Pick Up – 4.925 unit
Honda Brio – 3.672 unit
BYD Atto 1 – 3.361 unit
Toyota Avanza – 3.236 unit
Daihatsu Sigra – 2.610 unit
Toyota Calya – 2.579 unit
Toyota Rush – 2.345 unit
Mitsubishi Xpander – 1.949 unit
Jaecoo J5 EV – 1.942 unit
Toyota Hilux – 1.340 unit
Mitsubishi Destinator – 1.314 unit
Toyota Agya – 1.175 unit
Mitsubishi L300 – 1.165 unit
Toyota Raize – 1.070 unit
Toyota Fortuner – 1.062 unit
Isuzu Traga – 1.042 unit
Daihatsu Terios – 946 unit
Daihatsu Ayla – 900 unit
BYD M6 – 851 unit
MPV dan Kendaraan Niaga Masih Dominan
Dari daftar tersebut terlihat bahwa MPV dan kendaraan niaga ringan masih mendominasi pasar. Model seperti Toyota Avanza, Daihatsu Sigra, hingga Mitsubishi Xpander tetap menjadi pilihan utama keluarga Indonesia.
Di sisi lain, kendaraan komersial seperti Gran Max PU, Mitsubishi L300, dan Isuzu Traga menunjukkan bahwa sektor usaha masih bergerak aktif.
Namun yang paling menarik adalah konsistensi model elektrifikasi menembus papan atas. Kehadiran BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 EV menjadi sinyal bahwa pasar Indonesia mulai membuka ruang lebih luas untuk kendaraan listrik.
Dengan capaian 66.447 unit di awal tahun dan pertumbuhan 7 persen secara wholesales, Januari 2026 bisa dibilang menjadi pembuka yang cukup optimistis bagi industri otomotif nasional. Tantangannya sekarang adalah menjaga momentum tersebut di tengah dinamika ekonomi dan persaingan model yang semakin ketat.
Lihat Selengkapnya
Deretan Mobil yang Paling Cocok untuk Kumpul Imlek16 Feb 2026
Deretan Mobil yang Paling Cocok untuk Kumpul Imlek16 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Kumpul keluarga saat Imlek adalah momen kebersamaan yang berharga — dari berbagi angpao hingga berkumpul bersama sanak saudara. Mobil keluarga yang tepat bisa membuat perjalanan jadi lebih nyaman, aman, dan penuh makna. Berikut rekomendasi mobil keluarga terbaik yang cocok untuk #Imlek2026, lengkap dengan alasan kenapa masing-masing model layak dipilih.
Pilihan MPV & SUV untuk Keluarga Besar
Mobil keluarga ideal umumnya menawarkan kapasitas penumpang luas, kenyamanan ekstra, dan fitur keamanan lengkap — terutama untuk perjalanan jarak jauh menuju kampung halaman.
1. Toyota bZ4X
SUV listrik 5-penumpang yang menggabungkan kenyamanan kabin dengan teknologi ramah lingkungan.
2. Hyundai Ioniq 5
Jarak tempuh jauh dan interior lapang membuatnya cocok untuk perjalanan keluarga saat libur panjang.
3. BYD M6
MPV listrik dengan kabin lega yang ideal untuk keluarga besar.
4. Denza D9
Tampilan premium dan kabin lapang jadi nilai plus bagi yang ingin kenyamanan ekstra.
5. Volvo ES90
Sedan premium dengan fitur keselamatan kelas dunia — cocok bagi keluarga yang mengutamakan keamanan.
6. Geely EX5
SUV listrik kompak namun fungsional untuk keluarga dengan gaya hidup aktif.
7. Chery J6
SUV keluarga dengan kombinasi ruang lapang dan kenyamanan berkendara.
8. Aion UT
Pilihan bagi keluarga kecil yang butuh ruang cukup tapi tetap kompak di kota.
9. MG 4 EV
Hatchback elektrik yang nyaman untuk perjalanan urban dan liburan keluarga.
Mobil 'Tradisional' yang Masih Relevan
Selain pilihan listrik di atas, beberapa kendaraan tradisional dengan mesin bensin atau hybrid tetap menjadi favorit keluarga Indonesia:
Toyota Innova – MPV legendaris yang dikenal kapabel di perjalanan jauh.
Toyota Avanza / Veloz – Hampir identik dengan mudik dan kumpul keluarga.
Honda CR-V – SUV dengan kenyamanan kabin dan handling yang baik.
Mitsubishi Xpander – Kombinasi kabin luas dengan konsumsi bahan bakar efisien.
Kenapa Memilih Mobil Keluarga Tepat Itu Penting?
Kapasitas Penumpang yang Cukup
Untuk berkumpul bersama keluarga besar saat Imlek, mobil dengan konfigurasi 7-seater atau kabin lega membuat perjalanan jauh jauh lebih nyaman.
Kenyamanan Perjalanan
Fitur seperti jok empuk, AC yang cepat dingin, sunroof, serta sistem infotainment akan membuat waktu tempuh panjang jadi lebih menyenangkan.
Keselamatan Terjamin
Fitur seperti ABS, EBD, airbag, lane assist, dan blind spot detection sangat penting saat berkendara bersama keluarga.
Pilihan EV Lebih Hemat & Ramah Lingkungan
Mobil listrik kini makin relevan untuk keluarga modern — biaya operasional lebih hemat dan bebas emisi saat berkendara di wilayah urban.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.