JAKARTA, Goodcar.id – Leapmotor mengklaim mencatat pertumbuhan pengiriman kendaraan yang cukup agresif sepanjang 2026. Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada 8 Oktober 2026, pabrikan mobil listrik asal China tersebut menyebut pengiriman global pada September 2026 mencapai 105.656 unit.
Angka tersebut naik 2,45 persen dibanding Agustus 2026 dan melonjak 59 persen secara tahunan. Yang menarik, Leapmotor mengklaim pencapaian di atas 100.000 unit tersebut bukan terjadi sekali, melainkan sudah berlangsung selama tiga bulan berturut-turut.
Kenaikan pengiriman tersebut ikut mengerek performa Leapmotor sepanjang kuartal ketiga 2026. Perusahaan menyebut total pengiriman global pada periode Juli-September 2026 mencapai 310.052 unit, meningkat 78,34 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan kuartal kedua 2026, angka tersebut juga diklaim tumbuh 25,87 persen. Artinya, berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, laju pengiriman Leapmotor terus meningkat memasuki paruh kedua tahun ini.
Klaim Masuk 3 Besar NEV China
Leapmotor juga mengklaim pertumbuhan tersebut membuatnya masuk ke dalam tiga besar merek New Energy Vehicle (NEV) asal China serta menjadi salah satu dari empat besar produsen NEV secara global.
Posisi tersebut merupakan klaim Leapmotor berdasarkan data yang mereka sampaikan dalam keterangan resmi pada 8 Oktober 2026. Angka pengiriman memang menjadi salah satu indikator penting untuk melihat perkembangan sebuah merek, meski volume penjualan sendiri belum otomatis menggambarkan tingkat keuntungan atau kondisi bisnis perusahaan secara keseluruhan.
Di balik pertumbuhan tersebut, Leapmotor menyebut dua model yang ikut berperan adalah Leapmotor B01 dan B10.
Keduanya diklaim telah mencatat total produksi lebih dari 300.000 unit hanya dalam waktu 18 bulan sejak produksi dimulai. Menurut Leapmotor, pencapaian tersebut menjadikan B01 dan B10 sebagai model dengan waktu tercepat di jajaran produknya untuk mencapai angka produksi tersebut.
Dari jumlah itu, sekitar 60.000 unit disebut telah diekspor ke berbagai pasar di luar China.
B01 dan B10 Mulai Didorong ke Pasar Global
Leapmotor menyebut B01 mendapat respons permintaan positif sejak pertama kali diluncurkan. Sementara B10 kini telah dipasarkan di lebih dari 40 negara dan wilayah.
Ekspansi B10 juga menjadi bagian dari strategi Leapmotor untuk memperbesar penetrasi di luar pasar domestiknya. Perusahaan mengklaim B10 menjadi SUV BEV merek China dengan penjualan tertinggi di Eropa pada semester pertama 2026.
Klaim tersebut menunjukkan bagaimana Leapmotor tidak hanya mengandalkan pasar China untuk mengejar volume. Ekspansi ke berbagai negara menjadi salah satu bagian penting dari strategi perusahaan dalam meningkatkan penjualan kendaraan listriknya.
Meski begitu, capaian penjualan dan produksi tersebut tetap perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas. Persaingan kendaraan listrik global semakin padat, sementara produsen asal China juga menghadapi tantangan berupa regulasi, tarif impor, jaringan distribusi, layanan purnajual, hingga penerimaan konsumen di masing-masing negara.
Pertumbuhan bisnis tersebut berjalan beriringan dengan pengembangan teknologi internal Leapmotor.
Dalam Leapmotor Technology Day 2026, perusahaan memperkenalkan LEAP 5.0 Architecture yang menjadi bagian dari pengembangan teknologi kendaraan generasi berikutnya.
Leapmotor menyebut arsitektur tersebut dikembangkan dengan dukungan pengalaman riset dan pengembangan internal selama 11 tahun. Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah integrasi teknologi baterai sebagai bagian dari pengembangan sistem kendaraan listrik.
Selain teknologi baterai, Leapmotor juga memperkenalkan sejumlah teknologi yang disiapkan untuk produk mendatang. Di antaranya embodied intelligence, sistem pencitraan beresolusi tinggi, serta panoramic head-up display.
Pengembangan teknologi tersebut menunjukkan bahwa persaingan mobil listrik kini tidak hanya berkutat pada kapasitas baterai atau jarak tempuh. Integrasi perangkat keras, perangkat lunak, sistem bantuan berkendara, hingga teknologi kabin ikut menjadi arena persaingan produsen.
Pengiriman Naik, Tantangan Global Tetap Ada
Dengan pengiriman September 2026 yang diklaim mencapai 105.656 unit, Leapmotor kini memiliki momentum pertumbuhan yang cukup besar. Total 310.052 unit pada kuartal ketiga 2026 juga menjadi angka yang menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.
Namun, angka tersebut tetap perlu dibaca sebagai data yang disampaikan Leapmotor, bukan hasil verifikasi independen. Begitu pula dengan klaim posisi tiga besar NEV China, empat besar produsen NEV global, serta posisi B10 sebagai SUV BEV China dengan penjualan tertinggi di Eropa pada semester pertama 2026.
Yang jelas, Leapmotor sedang meningkatkan skala bisnisnya dengan kombinasi dua pendekatan: memperbesar volume kendaraan melalui model seperti B01 dan B10, sekaligus mengembangkan teknologi internal melalui LEAP 5.0 Architecture.
Jika tren pengiriman tersebut terus berlanjut, persaingan Leapmotor di pasar kendaraan listrik global akan semakin menarik untuk diikuti, terutama ketika ekspansi merek-merek China mulai berhadapan langsung dengan pemain lama di berbagai pasar.