Jakarta, Goodcar.id - Masuknya brand baru ke pasar kendaraan listrik Indonesia makin ramai, salah satunya adalah Leapmotor B10. Model ini digadang-gadang bakal jadi salah satu pemain baru di segmen SUV listrik dengan pendekatan teknologi yang cukup menarik, terutama dari sisi fitur dan kenyamanan.
Secara desain, Leapmotor B10 mengusung gaya minimalis tapi tetap fungsional. Garis bodinya terlihat bersih tanpa banyak lekukan agresif, namun tetap memberi kesan modern. Pendekatan ini terlihat jelas dari penggunaan berbagai elemen yang fokus ke efisiensi sekaligus estetika.
Eksterior: Simpel tapi Fungsional

Di bagian depan, Leapmotor B10 sudah menggunakan full LED headlights dengan desain tajam. Selain meningkatkan visibilitas saat berkendara malam hari, lampu ini juga jadi identitas visual yang cukup kuat.
Sisi sampingnya dibuat lebih clean dengan hidden door handles. Selain bikin tampilan lebih rapi, desain ini juga membantu meningkatkan aerodinamika mobil. Sementara itu, penggunaan velg alloy 18 inci memberi sentuhan sporty tanpa mengorbankan efisiensi.
Masuk ke bagian belakang, terdapat full LED taillights dengan desain khas yang mempertegas karakter mobil ini. Untuk menunjang kenyamanan, B10 juga dibekali panoramic sunroof yang bikin kabin terasa lebih lega dengan pencahayaan alami.
Interior: Dibuat Fleksibel dan Nyaman

Masuk ke kabin, Leapmotor B10 terasa dirancang bukan cuma untuk berkendara, tapi juga untuk beristirahat. Hal ini terlihat dari kursi depan yang bisa direbahkan sepenuhnya, memberikan fleksibilitas saat ingin beristirahat di dalam mobil.
Fitur praktis juga cukup diperhatikan. Tersedia dual smartphone holder dengan wireless charging, yang memudahkan pengguna tetap terhubung tanpa ribet kabel.
Untuk suasana kabin, ada ambient lighting dengan 64 warna yang bisa disesuaikan, bahkan bisa sinkron dengan musik. Ditambah lagi, sistem audio 12 speaker memberikan pengalaman hiburan yang cukup imersif di dalam kabin.
Infotainment: Layar Besar Jadi Andalan
Salah satu highlight dari Leapmotor B10 ada di sektor infotainment. Mobil ini dibekali layar tengah 14,6 inci resolusi 2.5K dengan desain floating. Ukurannya cukup besar untuk ukuran SUV di kelasnya, dan tampilannya dibuat simpel serta modern.
Selain itu, terdapat juga panel instrumen digital 8,8 inci yang menampilkan berbagai informasi penting seperti kecepatan, jarak tempuh, status baterai, hingga data dari sistem ADAS secara real-time.
Teknologi & Konektivitas: Sudah Serba Digital
Leapmotor B10 sudah mengadopsi berbagai teknologi yang umum ditemukan di mobil listrik modern. Salah satunya adalah NFC card access, yang memungkinkan akses kendaraan tanpa kunci konvensional.
Pengguna juga bisa mengontrol mobil lewat Leapmotor App, mulai dari monitoring kendaraan hingga berbagai fungsi jarak jauh. Selain itu, sistem OTA (Over-the-Air updates) memungkinkan pembaruan software dilakukan otomatis tanpa harus ke bengkel.
Fitur Keselamatan: ADAS Jadi Standar
Di sektor keselamatan, Leapmotor B10 dibekali 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Fitur ini mencakup berbagai bantuan berkendara, mulai dari kondisi lalu lintas perkotaan hingga perjalanan jarak jauh di jalan tol.
Kehadiran ADAS ini jadi salah satu poin penting, karena menunjukkan bahwa B10 tidak hanya fokus pada teknologi hiburan, tapi juga aspek keamanan.
Pilihan Warna dan Dukungan Global
Leapmotor B10 tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti Starry Blue, Tundra Grey, Purple, Metallic Black, Galaxy Silver, dan Pearly White. Pilihan ini cukup beragam untuk menyesuaikan selera pengguna.
Menariknya, brand ini juga mendapat dukungan dari jaringan global Stellantis. Artinya, dari sisi layanan purna jual dan distribusi suku cadang, Leapmotor punya backing yang tidak bisa dianggap remeh.
Kapan Masuk Indonesia?
Dengan berbagai spesifikasi yang ditawarkan, Leapmotor B10 punya potensi jadi salah satu alternatif menarik di pasar SUV listrik Indonesia. Apalagi, brand ini dikabarkan akan dibawa oleh grup besar seperti Indomobil Group.
Namun soal waktu peluncuran resminya di Tanah Air, hingga saat ini belum ada tanggal pasti. Jadi, untuk kehadiran unitnya di Indonesia, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.