Beranda / Artikel / Sejarah Jeep di Dunia dan Perkembangannya di Indonesia
Ulasan

Sejarah Jeep di Dunia dan Perkembangannya di Indonesia

Givar AR
28 February 2026 01:23

Jakarta, Goodcar.id - Jeep dikenal sebagai salah satu kendaraan legendaris yang identik dengan ketangguhan dan kemampuan melintasi berbagai medan berat. Awalnya dikembangkan untuk kebutuhan militer, Jeep kemudian berevolusi menjadi kendaraan sipil yang populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hingga kini, Jeep tetap memiliki citra kuat sebagai kendaraan petualang sekaligus simbol gaya hidup off-road.

Awal Mula Jeep di Dunia

Sejarah Jeep bermula pada masa Perang Dunia II ketika militer Amerika Serikat membutuhkan kendaraan ringan yang tangguh dan serbaguna. Kendaraan ini harus mampu melewati medan berat sekaligus mudah diperbaiki di lapangan.

Perusahaan Willys-Overland Motors memenangkan kontrak produksi kendaraan militer tersebut dan menghasilkan model legendaris bernama Willys MB pada tahun 1941. Mobil ini dikenal ringan, sederhana, dan sangat andal sehingga menjadi kendaraan standar pasukan Sekutu selama perang.

Nama “Jeep” diyakini berasal dari istilah militer “GP” (General Purpose) atau kendaraan serbaguna, yang kemudian diucapkan menjadi "Jeep".

Perkembangan Jeep Setelah Perang

Setelah perang berakhir, Jeep mulai diproduksi untuk penggunaan sipil. Model sipil pertama dikenal sebagai Willys CJ-2A yang diluncurkan pada tahun 1945. Kendaraan ini digunakan oleh petani, pekerja perkebunan, hingga pekerja konstruksi karena daya tahannya yang tinggi.

Merek Jeep kemudian berkembang menjadi produsen kendaraan off-road terkenal dengan berbagai model legendaris seperti:

  •  Jeep Wrangler – SUV off-road ikonik penerus Jeep klasik
  •  Jeep Cherokee – SUV modern yang lebih nyaman untuk harian
  •  Jeep Grand Cherokee – SUV premium dengan kemampuan off-road tinggi

Kini Jeep berada di bawah naungan perusahaan otomotif global Stellantis yang menaungi berbagai merek kendaraan dunia.

Masuknya Jeep ke Indonesia

Jeep mulai dikenal di Indonesia sejak masa kemerdekaan dan periode awal setelah perang. Kendaraan Jeep digunakan oleh tentara dan instansi pemerintah karena kemampuan jelajahnya yang baik di berbagai kondisi jalan yang saat itu masih terbatas.

Pada tahun 1950–1970-an, banyak unit Jeep eks-militer digunakan sebagai kendaraan operasional di daerah pedesaan dan perkebunan. Model seperti Willys menjadi kendaraan kerja yang sangat populer.

Kemudian produksi Jeep secara lokal juga pernah dilakukan oleh PT National Motors yang merakit kendaraan Jeep untuk pasar Indonesia. 

Dan di era 2000-an, Jeep dibawa kembali oleh Garansindo dan kini PT Indomobil National Distributor menjadi Agen Pemegang Merek (APM) Jeep di Indonesia.

Di Indonesia, Jeep tidak hanya digunakan sebagai kendaraan kerja, tetapi juga berkembang menjadi kendaraan hobi dan komunitas. Banyak pecinta off-road yang menggunakan Jeep untuk kegiatan petualangan di hutan, gunung, dan pantai.

Model seperti Wrangler dan Cherokee menjadi favorit penggemar off-road karena dikenal tangguh dan mudah dimodifikasi.

Jeep juga memiliki nilai historis tinggi karena sering dikaitkan dengan perjuangan kemerdekaan serta perkembangan transportasi di daerah terpencil.

Jeep di Era Modern

Saat ini Jeep diposisikan sebagai SUV premium yang menggabungkan kemampuan off-road dengan kenyamanan modern. Teknologi seperti sistem penggerak empat roda canggih, fitur keselamatan modern, dan interior mewah membuat Jeep tetap relevan di pasar otomotif global.

Di Indonesia, Jeep menjadi kendaraan yang identik dengan gaya hidup petualangan dan prestise. Selain sebagai kendaraan harian, Jeep juga populer sebagai mobil koleksi dan kendaraan komunitas.

Secara keseluruhan, perjalanan Jeep dari kendaraan militer menjadi SUV modern menunjukkan bagaimana sebuah kendaraan legendaris dapat bertahan dan berkembang selama lebih dari 80 tahun. 

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua