Beranda / Artikel / Restrukturisasi NETA Auto, Apa Dampaknya untuk Indonesia?
Artikel

Restrukturisasi NETA Auto, Apa Dampaknya untuk Indonesia?

Tigor Sihombing
05 August 2025 12:06

Jakarta, Goodcar.id – Induk perusahaan NETA Auto, yakni Hozon New Energy Automobile Co., Ltd., resmi masuk proses restrukturisasi sejak 12 Juni 2025. Langkah ini diambil sesuai ketentuan Undang-Undang Kepailitan Perusahaan Republik Rakyat Tiongkok. Namun, penting untuk dicatat bahwa restrukturisasi ini hanya mencakup entitas induk di Tiongkok, dan tidak berdampak langsung pada NETA Auto Indonesia maupun anak perusahaan internasional lainnya.

Sejumlah anak perusahaan NETA di luar negeri, seperti NETA Auto Thailand, Brasil, dan Indonesia, tetap menjalankan bisnis secara normal. Mereka juga masih menjalin kerja sama erat dengan tim global NETA Auto Overseas untuk memastikan kelangsungan operasional yang tertib, profesional, dan sesuai regulasi.

Sebagai bagian dari restrukturisasi, Administrator Hozon New Energy membuka perekrutan investor strategis sejak 30 Juni 2025. Investor yang memiliki potensi sinergi industri diundang mengajukan dokumen hingga 30 Juli. Beberapa kandidat sudah memasuki proses seleksi awal. Diharapkan, suntikan modal dari investor baru dapat mempercepat pemulihan dan mendorong produksi kembali berjalan.

Produksi Siap Dimulai Kembali

"Hozon juga sedang menyusun rencana detail untuk memulai kembali produksi mobil listrik NETA, termasuk penguatan distribusi dan efisiensi manajemen aset. Proses ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan NETA secara global, termasuk ke Indonesia, yang menjadi pasar penting bagi ekspansi merek tersebut," tulis Neta dalam keterangan resminya dikutip 5 Agustus 2025.

Satu hal yang paling dikhawatirkan konsumen saat mendengar kabar restrukturisasi adalah nasib layanan purna jual dan suku cadang. Namun, Hozon menegaskan bahwa meskipun proses hukum sedang berjalan, pihaknya tetap menjaga ketersediaan suku cadang NETA serta layanan purna jual internasional melalui jalur distribusi yang sudah dibangun sebelumnya.

NETA Auto Indonesia juga tetap memberikan jaminan layanan servis dan dukungan teknis kepada konsumennya tanpa perubahan apa pun.

Pertanyaannya sekarang: bagaimana restrukturisasi ini akan memengaruhi kepercayaan pasar dan rencana jangka panjang NETA di Indonesia?

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua