Beranda / Artikel / Profil Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia di Moto3 2026 yang Raih Podium Perdana
GoodBike

Profil Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia di Moto3 2026 yang Raih Podium Perdana

Tigor Sihombing
25 March 2026 13:38

Jakarta, Goodcar.id Profil Veda Ega Pratama menjadi perhatian setelah pembalap muda Indonesia ini tampil kompetitif di ajang Moto3 musim 2026. Di usia yang masih 17 tahun, Veda Ega Pratama sudah menembus kejuaraan dunia dan mencatatkan hasil signifikan di tengah persaingan ketat pembalap internasional.

Pembalap Indonesia di Moto3 2026 ini lahir di Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 23 November 2008. Dengan latar belakang tersebut, Veda Ega Pratama menjadi salah satu talenta muda dari daerah yang berhasil menembus panggung balap dunia melalui jalur pembinaan yang terstruktur.

Awal Karier Veda Ega Pratama dari Balap Lokal

Karier Veda Ega Pratama dimulai dari ajang balap motor lokal di Indonesia sejak usia dini. Ia mengikuti berbagai kejuaraan road race dan Motoprix, yang menjadi fondasi penting dalam mengasah kemampuan dasar sebagai pembalap.

Perjalanan kariernya mulai terarah saat bergabung dengan Astra Honda Racing Team pada 2021. Masuknya Veda ke dalam program pembinaan ini menjadi langkah awal menuju level kompetisi yang lebih tinggi, sekaligus membuka akses ke ajang internasional.

Dibina AHRT dan Tembus Asia Talent Cup di 2022

Perjalanan Veda Ega Pratama berlanjut pada 2022 saat tampil di Asia Talent Cup (ATC), sebuah ajang resmi yang menjadi bagian dari jalur menuju kejuaraan dunia MotoGP. Di kompetisi ini, pembalap muda Indonesia mulai menghadapi lawan dari berbagai negara di Asia.

Pengalaman di ATC menjadi tahap penting dalam membentuk kemampuan adaptasi terhadap sirkuit internasional serta standar balap global. Hal ini juga menjadi bagian dari proses seleksi menuju jenjang berikutnya dalam karier balap.

Lanjut ke Red Bull Rookies Cup di 2024

Memasuki periode 2023 hingga 2024, Veda Ega Pratama melanjutkan kariernya di Red Bull MotoGP Rookies Cup. Ajang ini dikenal sebagai salah satu kompetisi pembinaan paling kompetitif bagi pembalap muda dunia.

Partisipasi di Rookies Cup menempatkan Veda dalam lingkungan balap yang lebih ketat, sekaligus menjadi tahap penting dalam persiapan menuju Moto3. Banyak pembalap dari ajang ini yang kemudian melanjutkan karier ke kejuaraan dunia MotoGP.

Debut di Moto3 2026

Debut Veda Ega Pratama di Moto3 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya dan juga untuk penggemar MotoGP di Indoesia. Pada seri pembuka di Thailand pada Februari 2026 lalu, ia langsung menunjukkan performa kompetitif dengan finis di posisi lima besar.

Hasil tersebut menjadi indikator kemampuan adaptasi yang cepat terhadap motor Moto3 dan karakter balapan di level dunia. Sebagai pembalap Indonesia di Moto3, capaian ini juga menempatkannya dalam sorotan di awal musim.

Podium Perdana Moto3 2026 di Brazil

Prestasi Veda Ega Pratama yang juga jebolan dari Astra Honda Racing School (AHRS) mencapai titik penting setelah berhasil meraih podium perdana di Moto3 2026 dengan finis di posisi ketiga pada salah satu seri balapan di Sirkuit Estrella Galicia di Brazil yang berlangsung pada 22 Maret 2026 lalu. Hasil ini menjadi pencapaian signifikan dalam musim debutnya.

Selain podium, Veda juga mencatatkan hasil konsisten di beberapa balapan awal, termasuk finis di posisi lima besar. Konsistensi tersebut membuatnya mampu mengumpulkan poin secara stabil dan bersaing di papan atas klasemen sementara Moto3 2026.

Performa Veda Ega Pratama di Moto3 menunjukkan perkembangan yang stabil sepanjang awal musim. Ia mampu bersaing di grup depan serta menjaga ritme balapan di tengah persaingan yang ketat.

Adaptasi terhadap motor, strategi balapan, serta karakter sirkuit menjadi faktor penting dalam performanya. Hal ini juga mencerminkan kesiapan pembalap muda Indonesia untuk bersaing di level internasional.

Jalur Karier Terstruktur Menuju MotoGP

Jalur karier Veda Ega Pratama menunjukkan sistem pembinaan yang berjenjang, yaitu:

Balap lokal Indonesia
Astra Honda Racing Team (2021)
Asia Talent Cup (2022)
Red Bull MotoGP Rookies Cup (2023–2024)
Moto3 (2026)

Sebagai informasi, struktur ini juga menjadi jalur umum bagi pembalap muda untuk menembus kejuaraan dunia dan membuka peluang menuju jenjang lebih tinggi seperti Moto2 dan MotoGP.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua