Jepang, Goodcar.id - Model Nissan Z 2027 mulai mencuri perhatian karena akhirnya mendapat penyegaran sejak comeback generasi terbarunya di 2023. Sekilas, ubahannya memang tidak terlalu drastis dari sisi desain. Tapi kalau ditarik lebih dalam, Nissan Z 2027 justru membawa peningkatan penting, terutama di sektor performa, khususnya untuk varian NISMO yang kini makin serius diarahkan ke pengguna track day.
Sorotan utama di Nissan Z 2027 jelas jatuh ke varian NISMO. Setelah sebelumnya hanya tersedia dalam transmisi otomatis, kini versi performa tertinggi itu akhirnya hadir dengan opsi manual. Buat sebagian purist, ini bukan sekadar fitur tambahan, tapi elemen penting yang bikin sensasi berkendara jadi lebih “nyambung” antara mobil dan pengemudi.
Menariknya, transmisi manual di Nissan Z 2027 ini bukan sekadar comot dari varian standar. Tim performa dari Nissan mengembangkan gearbox baru khusus untuk NISMO, lengkap dengan revisi di bagian kopling. Hasilnya diklaim terasa lebih solid, dengan perpindahan gigi yang lebih presisi dan siap dipakai dalam kondisi ekstrem, termasuk di lintasan.
Karakter berkendaranya juga ikut berubah. Nissan Z 2027 kini punya rasio tuas persneling yang lebih pendek, bikin shifting terasa lebih cepat dan responsif. Mesin V6 3.0-liter twin-turbo memang masih dipertahankan, tapi untuk versi manual di Nissan Z 2027, sudah ada penyetelan ulang agar respons gas lebih spontan dan distribusi torsinya lebih halus. Tenaganya sendiri tetap di angka 420 hp dengan torsi 384 lb-ft.
Pakai Rem Nissan GT-R

Upgrade di Nissan Z 2027 tidak berhenti di situ. Sistem pengereman kini mengadopsi komponen dari Nissan GT-R, dengan material kombinasi besi dan aluminium. Selain membantu menjaga suhu rem tetap stabil saat dipakai keras, setup ini juga memangkas bobot hingga sekitar 19 pon dibanding versi sebelumnya.
Bobot yang lebih ringan ini ikut memengaruhi setelan kaki-kaki. Di Nissan Z 2027, suspensi depan disesuaikan ulang agar tetap seimbang, sementara sistem kemudi juga mendapat sentuhan baru supaya feedback setir terasa lebih tajam. Hasil akhirnya, mobil terasa lebih presisi saat diajak menikung cepat.
Di sisi lain, Nissan Z 2027 varian Sport dan Performance lebih fokus ke ubahan visual. Bumper depan tampil dengan desain baru yang kini memakai logo “Z” alih-alih emblem Nissan. Selain sekadar estetika, perubahan di bumper, grille, dan airflow juga diklaim membantu meningkatkan pendinginan sekaligus mengurangi hambatan angin.
Masuk ke fitur, Nissan Z 2027 kini dibekali wireless charger yang sudah dilengkapi kipas pendingin. Detail kecil, tapi relevan buat penggunaan harian. Ditambah lagi, ada pilihan warna baru Shinkai Green Pearl Metallic yang bikin tampilannya terasa lebih fresh.
Hal teknis lain yang cukup menarik, Nissan Z 2027 kini menggunakan desain tangki bahan bakar baru. Tujuannya untuk memastikan suplai bensin tetap stabil saat mobil dipacu dalam kondisi menikung ekstrem—hal yang sering terjadi saat dipakai di sirkuit.
Soal harga, Nissan masih belum membuka angka resmi untuk Nissan Z 2027. Namun, mobil ini dipastikan akan debut dalam waktu dekat di ajang New York Auto Show, sebelum mulai dipasarkan pada musim panas mendatang.