Beranda / Artikel / Milenial dan Gen Z Mulai Lirik Mobil Listrik, SUV dan MPV Masih Jadi Favorit
Artikel

Milenial dan Gen Z Mulai Lirik Mobil Listrik, SUV dan MPV Masih Jadi Favorit

Tigor SIhombing
04 November 2026 10:13

Jakarta, Goodcar.id – Preferensi generasi milenial dan Gen Z mulai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi arah pasar mobil penumpang di Indonesia.

Meski mobil bermesin konvensional masih mendominasi, minat terhadap kendaraan listrik dan hybrid mulai tumbuh di kalangan konsumen muda.

Tren tersebut terungkap dalam laporan terbaru Populix bertajuk Decoding Indonesia’s Upper Middle MZs Consumer Signals in the Passenger Car Market.

Studi yang melibatkan 800 konsumen kelas menengah ke atas ini memetakan kebiasaan, kepuasan, serta rencana pembelian mobil penumpang di Indonesia.

Seluruh responden diketahui telah memiliki mobil pribadi dan melakukan pembelian kendaraan dalam lima tahun terakhir.

 

Associate Research Director Populix, Susan Adi Putra, menjelaskan bahwa mobil konvensional masih mendominasi pasar. Namun, kendaraan elektrifikasi mulai mendapatkan perhatian dari kelompok konsumen tertentu.

“Mobil konvensional saat ini masih mendominasi pasar, meskipun mobil listrik mulai mendapatkan momentum. Satu dari lima responden mengaku tertarik memiliki mobil listrik maupun hybrid, khususnya milenial muda dan Gen Z di rentang usia 25-35 tahun.”

Dari sisi jenis kendaraan, Multi-Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV) masih menjadi pilihan utama konsumen. Kedua segmen tersebut banyak digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama bekerja.

Populix mencatat, responden rata-rata menggunakan mobil enam hari dalam seminggu dengan jarak tempuh sekitar 17,6 kilometer per hari.

Budget Beli Mobil Berikutnya Rata-rata Rp493 Juta

Menariknya, rencana pembelian mobil berikutnya tidak selalu berarti mengganti kendaraan lama. Enam dari sepuluh responden yang berencana membeli mobil dalam satu tahun ke depan justru akan menjadikannya sebagai kendaraan tambahan.

Rata-rata anggaran yang disiapkan mencapai Rp493 juta. Angka tersebut berada di segmen menengah dengan rentang harga Rp200 juta hingga Rp500 juta, sekaligus mendekati kategori menengah atas yang dimulai dari Rp500 juta.

Dalam menentukan pilihan, konsumen mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari performa mesin, desain futuristik, kualitas premium, hingga reputasi merek secara global.

Ketertarikan terhadap mobil listrik juga terlihat semakin kuat. Sekitar seperempat responden mengaku sangat tertarik membeli kendaraan listrik, dengan BYD, Hyundai, dan Wuling menjadi merek yang paling banyak diminati dalam kelompok tersebut.

“Tak heran, minat terhadap mobil listrik meningkat secara signifikan. Sekitar seperempat responden bahkan mengaku sangat tertarik untuk membeli mobil listrik, khususnya merek BYD, Hyundai, dan Wuling. Mereka juga sudah tidak terlalu khawatir mengenai infrastruktur pengisian daya, yang pada studi Populix tahun lalu masih menjadi poin penting dalam pertimbangan pembelian mobil listrik,” ungkap Susan Adi Putra.

Toyota, Hyundai, dan Daihatsu Unggul dalam Kepuasan Konsumen

 

Selain memetakan minat pembelian, studi Populix juga mengukur kepuasan pengguna terhadap delapan merek mobil penumpang yang paling banyak dibeli dalam lima tahun terakhir.

Toyota, Hyundai, dan Daihatsu menempati tiga posisi teratas dalam kategori kepuasan pelanggan.

Faktor yang memengaruhi kepuasan berbeda-beda pada setiap merek. Keandalan dan kinerja mesin menjadi pertimbangan penting bagi pengguna Hyundai dan Mitsubishi. Sementara itu, kenyamanan berkendara menjadi salah satu aspek yang menonjol bagi pengguna Mitsubishi.

Desain modern turut menjadi faktor yang diapresiasi pengguna Wuling, Hyundai, dan BYD. Adapun efisiensi energi banyak mendapat perhatian dari pengguna Suzuki dan Daihatsu.

Kepuasan konsumen juga berkaitan dengan layanan setelah pembelian. Populix menemukan tiga aspek yang paling diharapkan pengguna, yakni kualitas pengerjaan servis, ketersediaan suku cadang, serta profesionalisme staf dalam menjelaskan masalah kendaraan.

Dalam aspek layanan purna jual tersebut, Toyota, Honda, dan Hyundai dinilai mampu memenuhi harapan konsumen secara umum.

Citra Merek Mobil Dibentuk Teknologi hingga Nilai Jual Kembali

Populix turut memetakan persepsi konsumen terhadap sejumlah merek berdasarkan tiga kelompok penilaian, yaitu produk, teknologi dan desain, serta nilai kepemilikan dan kepercayaan.

Hasilnya menunjukkan setiap merek memiliki asosiasi berbeda di mata konsumen. BYD identik dengan inovasi dan teknologi mutakhir, sedangkan Wuling dikenal sebagai pionir di segmen mobil listrik.

Daihatsu diasosiasikan dengan layanan purna jual dan jaringan dealer yang luas. Honda dan Toyota memiliki citra kuat dalam hal nilai jual kembali serta performa mesin.

Sementara itu, Hyundai dipandang menawarkan kombinasi keamanan, kenyamanan, fitur, dan kemudahan penggunaan. Mitsubishi diasosiasikan dengan kualitas kendaraan serta kenyamanan berkendara, sedangkan Suzuki menonjol dalam layanan purna jual, jaringan dealer, dan kesesuaian harga dengan kualitas.

Susan Adi Putra menegaskan bahwa asosiasi tersebut merupakan gambaran persepsi konsumen, bukan semata-mata penilaian berdasarkan data teknis kendaraan.

“Meskipun analisis ini cukup bias karena mungkin tidak sesuai dengan data konkret, asosiasi merek yang ditampilkan menggambarkan bagaimana masing-masing brand dilihat dari kacamata konsumen. Maka dari itu, tiap brand perlu memastikan apakah nilai kuat yang mereka tonjolkan sudah cukup tersampaikan, atau malah harus menyesuaikan kembali untuk menjaring lebih banyak pengguna,” akhir Susan Adi Putra.

Lagi Cari Mobil Bekas? Temukan Pilihanmu di Goodcar.id!

Jangan asal pilih mobil bekas! Temukan berbagai pilihan mobil bekas murah dan berkualitas sesuai kebutuhan dan anggaranmu di Goodcar.id, media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group.

Sebelum deal, pastikan kondisi mobil sudah diperiksa melalui GoodSpector, layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk.

Tentang Goodcar dan GoodSpector

Goodcar.id merupakan media otomotif sekaligus platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group. Konsumen dapat mencari mobil berdasarkan merek, model, tahun, kondisi, dan anggaran, serta memanfaatkan kalkulator kredit dan layanan tukar tambah.

Setiap unit yang ditampilkan telah melalui proses inspeksi, dengan hasil pemeriksaan yang dapat dilihat pada halaman kendaraan. Goodcar juga menghadirkan GoodSpector, layanan inspeksi mobil bekas dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan dalam 1 jam, dan informasi harga transparan.

 

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua