JAKARTA, Goodcar.id – Lampu airbag mobil menyala? Airbag mobil kerap dianggap sebagai fitur keselamatan yang baru bekerja ketika terjadi kecelakaan.
Padahal, sebelum menjalankan tugasnya, sistem ini bergantung pada sejumlah komponen yang harus berada dalam kondisi baik, mulai dari sensor, rangkaian kelistrikan, hingga modul pengendali.
Karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya tidak hanya memperhatikan kondisi rem, ban, oli, atau aki. Sistem airbag juga perlu diperiksa, terutama ketika muncul indikator tertentu pada panel instrumen atau kendaraan pernah mengalami benturan.
Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah lampu indikator airbag yang tetap menyala atau berkedip setelah mesin kendaraan dinyalakan. Kondisi tersebut dapat menunjukkan adanya gangguan pada sistem keselamatan dan sebaiknya tidak dibiarkan tanpa pemeriksaan lebih lanjut.
Airbag sendiri bekerja sebagai bagian dari sistem keselamatan kendaraan. Sensor akan mendeteksi kondisi benturan dan mengirimkan informasi ke modul pengendali untuk menentukan apakah airbag perlu mengembang. Artinya, gangguan pada salah satu bagian sistem dapat memengaruhi kinerjanya ketika terjadi kecelakaan.
Airbag Mobil Perlu Diperiksa Setelah Benturan
Pemeriksaan sistem airbag juga menjadi penting setelah kendaraan mengalami benturan. Bahkan, kondisi tersebut tetap perlu diperhatikan ketika airbag tidak sampai mengembang.
“Airbag memang bukan komponen yang harus dirawat secara berkala seperti komponen kendaraan lainnya. Namun, sistem ini tetap membutuhkan perhatian khusus. Astra Peugeot merekomendasikan pemeriksaan menyeluruh sistem airbag setiap 10 tahun,” ujar Rafii Sinurat, Head of After Sales Astra Peugeot.
Menurut Rafii, benturan dapat berdampak pada sensor maupun komponen lain yang terhubung dengan sistem airbag. Kerusakan tersebut belum tentu langsung terlihat dari kondisi fisik kendaraan.
“Benturan dapat memengaruhi kondisi sensor maupun komponen lain pada sistem airbag. Karena itu, pemeriksaan tetap diperlukan untuk memastikan sistem keselamatan tersebut berada dalam kondisi yang semestinya,” lanjut Rafii.
Selain indikator di panel instrumen, pemilik kendaraan juga perlu memperhatikan suara atau gejala yang tidak biasa dari area setir dan dasbor. Bunyi seperti klik atau dengung yang muncul dan tidak lazim dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sensor menjadi salah satu bagian penting dalam sistem airbag karena bertugas membaca kondisi benturan. Apabila sensor mengalami gangguan, informasi yang diterima sistem bisa tidak sesuai sehingga berpotensi memengaruhi keputusan airbag untuk mengembang.
Usia Kendaraan Juga Perlu Diperhatikan
Seiring bertambahnya usia kendaraan, kondisi sambungan kelistrikan dan komponen dalam sistem airbag dapat mengalami penurunan. Faktor usia, penggunaan kendaraan, maupun riwayat benturan menjadi beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat mengecek sistem keselamatan tersebut.
Pemeriksaan tidak cukup hanya dengan melihat apakah lampu indikator menyala atau tidak. Sistem airbag dapat diperiksa menggunakan perangkat diagnostik untuk membaca kemungkinan gangguan dan kondisi komponen yang saling terhubung.
Karena berkaitan langsung dengan fitur keselamatan, pemeriksaan airbag sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang memiliki kompetensi serta menggunakan peralatan yang sesuai. Penanganan secara sembarangan justru berisiko menimbulkan masalah pada sistem.
Untuk kendaraan Peugeot, pemeriksaan sistem airbag dapat dilakukan di bengkel resmi Astra Peugeot. Pemeriksaan tersebut mencakup diagnosis sistem serta pengecekan komponen yang berkaitan dengan fitur keselamatan kendaraan.
“Keselamatan merupakan salah satu aspek penting dalam perawatan kendaraan. Karena itu, ketika muncul indikator atau gejala yang berkaitan dengan sistem airbag, jangan menunggu sampai terjadi masalah. Segera lakukan pemeriksaan,” tutup Rafii.
Dengan demikian, lampu indikator airbag yang menyala, suara tidak biasa dari area setir atau dasbor, serta kendaraan yang pernah mengalami benturan menjadi beberapa hal yang patut diperhatikan pemilik mobil.
Pemeriksaan juga semakin relevan pada kendaraan yang sudah berusia panjang. Airbag memang bukan komponen yang harus diperiksa setiap kali melakukan servis rutin, tetapi kondisi sistemnya tetap perlu dipastikan agar fitur keselamatan tersebut dapat bekerja sesuai fungsinya ketika benar-benar dibutuhkan.