Beranda / Artikel / Kupas Tuntas Teknologi Jetour T2 i-DM di GIIAS 2026, Wading Radar Jadi Pembeda
Artikel

Kupas Tuntas Teknologi Jetour T2 i-DM di GIIAS 2026, Wading Radar Jadi Pembeda

Tigor Sihombing
30 July 2026 18:06

TANGERANG, Goodcar.id – PT Jetour Motor Indonesia (JMI) menggelar sesi Media Deep Dive JETOUR di sela penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (30/7).

Berbeda dengan peluncuran produk, sesi ini dimanfaatkan APM (Agen Pemegang Merek) untuk mengupas lebih dalam teknologi yang dibawa Jetour T2 i-DM Adventure PHEV, mulai dari sistem plug-in hybrid, kemampuan pengisian daya cepat, hingga fitur pendukung berkendara di berbagai kondisi jalan.

SUV plug-in hybrid tersebut mengandalkan teknologi Intelligent Dual Motor (i-DM) yang dipadukan dengan mesin bensin generasi terbaru.

Selain itu, Jetour juga menonjolkan kemampuan DC Fast Charging yang diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 27 menit, serta fitur Wading Radar yang masih jarang ditemui pada SUV PHEV di pasar Indonesia.

Menurut Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia (JMI), Jetour T2 i-DM dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan SUV berkarakter tangguh tanpa mengorbankan efisiensi energi maupun kenyamanan berkendara.

"Melalui teknologi Intelligent Dual Motor, kami menghadirkan kombinasi performa mesin bensin dan motor listrik yang bekerja optimal dalam berbagai kondisi jalan. Ditambah kemampuan DC Fast Charging sekitar 27 menit dari 30 hingga 80 persen, pengguna dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan lebih cepat," ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia (JMI).

Intelligent Dual Motor Padukan Mesin Turbo dan Motor Listrik

Jantung penggerak Jetour T2 i-DM menggunakan sistem Intelligent Dual Motor (i-DM) yang mengombinasikan mesin ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima dengan dua motor listrik melalui 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 100 kW dengan torsi 220 Nm, sementara sistem motor listrik memberikan tenaga gabungan hingga 165 kW dan torsi 390 Nm.

Jetour menjelaskan bahwa transmisi hybrid tiga percepatan tersebut memiliki efisiensi lebih dari 97,6 persen, sehingga penyaluran tenaga dapat berlangsung lebih halus sekaligus menjaga konsumsi energi tetap efisien. Kombinasi tersebut juga membuat karakter akselerasi tetap responsif layaknya kendaraan listrik, namun tetap mempertahankan fleksibilitas mesin bensin saat digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Baterai CATL 18,4 kWh, Mode EV Tembus 90 Kilometer

Performa sistem hybrid tersebut didukung baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) produksi CATL berkapasitas 18,4 kWh.

Dengan kapasitas tersebut, Jetour T2 i-DM diklaim mampu menempuh jarak hingga 90 kilometer dalam mode listrik penuh berdasarkan standar pengujian New European Driving Cycle (NEDC). Jarak tersebut dinilai cukup untuk menunjang mobilitas harian tanpa harus mengaktifkan mesin bensin.

Sementara untuk perjalanan yang lebih jauh, kendaraan ini mendukung DC Fast Charging sehingga pengisian daya baterai dari 30 persen hingga 80 persen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 27 menit.

Wading Radar Jadi Pembeda di Segmen SUV PHEV

Selain mengusung teknologi elektrifikasi, Jetour mempertahankan karakter SUV petualang melalui sejumlah fitur yang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan.

Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah Wading Radar, sistem yang mampu mendeteksi kedalaman air ketika kendaraan melintasi genangan. Informasi tersebut membantu pengemudi mengetahui batas aman sebelum melanjutkan perjalanan di area yang tergenang.

Untuk mendukung keselamatan berkendara, Jetour T2 i-DM juga dibekali BOSCH 5th Generation Radar dengan jangkauan deteksi hingga 210 meter serta kamera BOSCH generasi ketiga beresolusi 2.048 x 1.280 piksel. Perangkat tersebut menjadi bagian dari sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang mampu mendeteksi kendaraan hingga 150 meter dan pejalan kaki sampai 70 meter.

Karakter adventure juga terlihat dari penggunaan ban 255/55 R20 yang dirancang meningkatkan daya cengkeram di berbagai permukaan jalan. Pada bagian atap tersedia heavy-duty luggage rack dengan kapasitas beban statis hingga 300 kilogram dan beban dinamis 150 kilogram, sehingga dapat dimanfaatkan untuk membawa perlengkapan tambahan saat melakukan perjalanan.

Jetour turut membekali kendaraan ini dengan High Strength Aluminum Alloy Battery Guard untuk melindungi baterai dari benturan saat melintasi medan yang menantang. Sementara itu, tangki bahan bakar berkapasitas 70 liter memberikan fleksibilitas lebih untuk perjalanan jarak jauh tanpa harus sering berhenti mengisi BBM.

Harga Jetour T2 i-DM dan Promo Selama GIIAS 2026

Di Indonesia, Jetour T2 i-DM Adventure PHEV dipasarkan dengan harga Rp688 juta OTR Jakarta.

Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, Jetour menawarkan dua pilihan program pembelian, yakni voucher Paint Protection Film (PPF) senilai Rp22 juta atau program bunga 0 persen selama satu tahun.

Selain promo tersebut, konsumen juga memperoleh garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batasan kilometer, serta garansi baterai dan sistem penggerak listrik selama delapan tahun atau 160.000 kilometer.

Melalui teknologi Intelligent Dual Motor, baterai berkapasitas 18,4 kWh, kemampuan pengisian daya cepat sekitar 27 menit, serta fitur-fitur pendukung seperti Wading Radar dan ADAS, Jetour T2 i-DM diposisikan untuk mengakomodasi kebutuhan penggunaan harian sekaligus perjalanan jarak jauh maupun aktivitas touring.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua