BOGOR, Goodcar.id – Parkir paralel pada mobil listrik ternyata tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab, memindahkan posisi transmisi ke N tidak membuat roda kendaraan benar-benar bebas untuk digeser.
Karenap pada mobil listrik modern, perpindahan posisi berkendara tidak hanya berkaitan dengan mekanisme transmisi. Sistem kendaraan terhubung dengan berbagai kontrol elektronik, termasuk sistem penggerak, electronic parking brake atau EPB, serta sejumlah fitur keselamatan.
Karena itu, ketika kendaraan dimatikan atau dikunci, sistem dapat menjalankan fungsi pengamanan tertentu. Posisi N pada indikator belum tentu berarti mobil berada dalam kondisi yang sepenuhnya bebas untuk didorong.
Inilah alasan fitur khusus parkir paralel dibutuhkan. Pabrikan harus memastikan kendaraan tetap aman ketika ditinggalkan, tetapi pada saat yang sama memungkinkan mobil digeser jika berada di area parkir paralel.
Berikut beberapa alasan kenapa tidak semua mobil listrik bisa parkir paralel :
Sistem penggerak listrik berbeda
Mobil listrik umumnya tidak memakai transmisi otomatis konvensional dengan mekanisme P-R-N-D seperti mobil bensin. Motor listrik terhubung ke sistem reduksi dan dikendalikan secara elektronik. Karena itu, ketika mobil dalam posisi P (Park), penguncian kendaraan bisa melibatkan sistem elektronik dan/atau mekanisme parkir.
Pada beberapa mobil listrik, termasuk Changan Nevo Q05, memindahkan posisi ke N saja bukan prosedur parkir paralel. Ada mode khusus Netral Parking Mode yang harus diaktifkan agar kendaraan bisa tetap berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk digeser setelah dikunci.
Rem parkir bisa bekerja otomatis
Ini yang cukup penting. Sistem kendaraan bisa secara otomatis mengaktifkan electronic parking brake (EPB) dalam kondisi tertentu. Akibatnya, meskipun indikator menunjukkan N, roda tetap tidak bebas untuk didorong.
Ada sistem keselamatan yang bekerja ketika mobil dikunci
Mobil listrik modern punya banyak kontrol elektronik. Ketika kendaraan dimatikan atau dikunci, sistem bisa mengubah status transmisi, rem parkir, atau sistem penggerak. Jadi, prosedur parkir paralel harus mengikuti logika yang sudah dirancang pabrikan.
Inilah alasan fitur tersebut penting. Kalau mobil ditinggalkan di parkir paralel tanpa mode yang benar, kemudian kendaraan di belakang atau depan perlu keluar, petugas parkir mungkin tidak bisa mendorong mobil karena roda masih terkunci.
Untuk Changan Nevo Q05, misalnya, tersedia Netral Parking Mode dan Tow Away Mode. Untuk parkir paralel, pengguna dapat mengaktifkan Netral Parking Mode melalui head unit, menginjak rem, memastikan indikator berubah abu-abu, lalu memindahkan kendaraan ke N.
Jadi sederhananya: jangan menganggap “N = pasti bisa didorong” pada semua mobil listrik. Prosedur tiap model bisa berbeda dan harus mengikuti sistem yang diberikan pabrikan.