Jakarta, Goodcar.id — Menutup tahun 2025, JETOUR Indonesia memilih jalur yang tidak biasa untuk membuktikan eksistensinya di segmen SUV menengah. Alih-alih sekadar mengedepankan tampilan gagah, pabrikan asal Tiongkok ini menegaskan kapabilitas JETOUR T2 sebagai kendaraan yang benar-benar adaptif, dari rutinitas harian di kota hingga perjalanan lintas medan yang menantang.
Melalui pendekatan Travel+, JETOUR T2 diposisikan sebagai kendaraan multifungsi yang dirancang untuk menyatu dengan keseharian penggunanya. Konsep ini menggabungkan kenyamanan, teknologi keselamatan, dan kemampuan berkendara yang fleksibel sebuah formula yang kini semakin relevan di pasar Indonesia.
Vice President PT JETOUR Sales Indonesia, Caroline Ling, menegaskan bahwa Travel+\ menjadi DNA utama JETOUR T2, yang sejak awal dikembangkan untuk mendukung mobilitas modern.
“Travel+ adalah DNA JETOUR T2. Kami menghadirkan inovasi kendaraan yang memadukan desain stylish, teknologi canggih, dan kenyamanan optimal. SUV ini bukan hanya mendukung mobilitas modern, tetapi juga menemani berbagai momen sehari-hari,” ujar Caroline dalam keterangan resminya.
Pendekatan tersebut diklaim tercermin dari karakter berkendara JETOUR T2 yang tetap terasa ramah untuk penggunaan harian, meski dibekali kemampuan lintas medan yang serius. Di tengah kemacetan perkotaan, manuver di area sempit, hingga perjalanan jauh bersama keluarga, SUV ini tetap menawarkan rasa berkendara yang stabil dan mudah dikendalikan.
Sistem XWD JETOUR Jadi Kunci Adaptasi Medan

Salah satu sorotan utama JETOUR T2 terletak pada sistem penggerak XWD JETOUR, sebuah sistem cerdas yang mampu menyesuaikan distribusi tenaga secara real-time. Teknologi ini bekerja otomatis membaca kondisi permukaan jalan, lalu mengatur traksi agar kendaraan tetap stabil dan terkendali.
Dalam praktiknya, sistem XWD membuat JETOUR T2 tetap percaya diri saat berpindah dari jalan aspal mulus ke jalur dengan karakter permukaan yang lebih beragam. Dukungan 7+X Intelligent Driving Modes memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan sesuai kebutuhan, mulai dari penggunaan harian hingga kondisi medan yang lebih ekstrem.
Tak hanya itu, JETOUR T2 juga dibekali Wading Radar System yang mampu memantau ketinggian air hingga 700 mm pada kecepatan rendah. Fitur ini memberi rasa aman tambahan saat menghadapi genangan atau jalur berair, sebuah skenario yang tidak jarang ditemui di Indonesia.
Di sisi keselamatan, JETOUR T2 mengandalkan Bosch ADAS suite dengan radar generasi ke-5 dan kamera generasi ke-3. Kombinasi ini menghadirkan jangkauan deteksi lebih jauh, pengenalan objek yang lebih luas, serta tingkat akurasi yang lebih tinggi.
Secara keseluruhan, terdapat 15 fitur JETOUR Intelligent Driving yang dirancang untuk mendukung kebutuhan berkendara modern. Mulai dari lalu lintas padat di dalam kota hingga perjalanan luar kota dengan tantangan yang lebih kompleks, sistem ini bekerja sebagai lapisan perlindungan aktif bagi pengemudi dan penumpang.
Siap untuk Camping dan Overlanding

Karakter petualang JETOUR T2 juga diperkuat oleh kemampuan strukturalnya. Atap kendaraan mampu menahan beban dinamis hingga 150 kg dan beban statis hingga 300 kg. Kapasitas ini membuka ruang bagi penggunaan rooftop tent, perlengkapan adventure, hingga recovery tools.
Dengan spesifikasi tersebut, JETOUR T2 menjadi SUV yang relevan untuk aktivitas camping, overlanding, dan kegiatan outdoor lain, tanpa harus mengorbankan fungsi utamanya sebagai kendaraan harian.
Meski membawa aura SUV tangguh, JETOUR T2 tetap menempatkan kenyamanan sebagai prioritas. Kabinnya dilengkapi first-class seats, kursi elektrik berventilasi dengan memory, AC dual-zone, serta panoramic skyroof yang memberi kesan lapang.
Sistem audio premium SONY 12 speaker menjadi pelengkap pengalaman berkendara, didukung oleh penggunaan 12 material peredam suara, double glass, dan 24 struktur peredam bising di seluruh bodi. Hasilnya, kabin terasa lebih senyap, bahkan saat melaju di kondisi lalu lintas stop and go.
Konstruksi monocoque yang digunakan juga berkontribusi pada rasa berkendara yang stabil dan minim limbung—sebuah karakter penting untuk SUV dengan dimensi besar yang kerap digunakan di lingkungan perkotaan.
Harga JETOUR T2
JETOUR Indonesia menawarkan Special Price JETOUR T2 bagi 1.000 konsumen pertama dengan harga Rp 568 juta, dari harga resmi Rp 588 juta on the road Jabodetabek. Penawaran ini menjadi bagian dari strategi JETOUR untuk memperluas penetrasi pasar di Indonesia.
Sebagai bentuk kepercayaan terhadap kualitas produknya, setiap pembelian JETOUR T2 disertai garansi enam tahun tanpa batas kilometer untuk kendaraan dan mesin, serta free maintenance selama tiga tahun atau 45.000 km, termasuk spare part dan biaya jasa.