Beranda / Artikel / Indomobil Foton Kirim Mobil Listrik ke Maumere, Mahasiswa Bisa Belajar Teknologi EV Langsung dari Kendaraan
Artikel

Indomobil Foton Kirim Mobil Listrik ke Maumere, Mahasiswa Bisa Belajar Teknologi EV Langsung dari Kendaraan

Tigor Sihombing
09 October 2026 13:40

MAUMERE, GOODCAR.ID – Teknologi kendaraan listrik kini mulai masuk ke ruang pendidikan vokasi di daerah. PT Indomobil Global Transportasi atau Indomobil Foton menyerahkan satu unit minibus listrik Foton E-View kepada Politeknik Cristo Re Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (1/10/2026). Kendaraan ini akan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran mahasiswa, khususnya untuk mengenal teknologi kendaraan listrik secara langsung.

Bagi mahasiswa Program Studi Pemeliharaan Mesin Otomotif, kehadiran Foton E-View membuka kesempatan untuk mempelajari teknologi yang mulai berkembang di industri otomotif. Mereka tidak hanya mendapatkan teori di kelas, tetapi juga dapat mengenal kendaraan listrik sebagai objek pembelajaran praktis.

Penyerahan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Indomobil Foton di bidang pendidikan vokasi. Langkah ini dilakukan di tengah perubahan teknologi otomotif yang turut memunculkan kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan berbeda, termasuk di bidang perawatan dan perbaikan kendaraan listrik.

Chief Operating Officer PT Indomobil Global Transportasi, Edi Napis, mengatakan pemanfaatan kendaraan listrik di lingkungan kampus diharapkan bisa menjadi awal pengembangan pembelajaran yang mengikuti perkembangan industri.

“Menurut kami, kendaraan listrik mungkin menjadi hal yang baru di daerah, namun sudah umum di perkotaan. Kami berharap Politeknik Cristo Re bisa menjadikan mobil listrik ini sebagai bagian dari kurikulum baru,” ujar Edi Napis.

Menurut Edi, mahasiswa yang memahami teknologi kendaraan listrik dan memiliki pengalaman praktik berpeluang memperoleh nilai tambah ketika memasuki dunia kerja. Kebutuhan kompetensi tersebut tidak hanya berkaitan dengan mekanik otomotif, tetapi juga mencakup bidang manufaktur dan pemeliharaan kendaraan.

“Hal ini menjadi nilai plus, sama seperti pelamar kerja yang menguasai bahasa Mandarin saat ini. Mahasiswa di daerah yang sudah memiliki knowledge dan pengalaman praktis dengan mobil listrik pasti akan memiliki keunggulan kompetitif,” ujarnya.

Foton E-View Jadi Sarana Praktik Mahasiswa Otomotif

Serah terima Foton E-View dilakukan oleh Edi Napis bersama Technical and After Sales Division Head PT Indomobil Global Transportasi, Reno Apriano, serta HRD and General Affair Section Head, Natanael Y. Waworuntu.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Yayasan Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Felicianus Dari, didampingi Direktur Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Yakobus Donnisius Migo, yang dikenal sebagai Romo Donnie.

Romo Donnie mengatakan, kehadiran kendaraan listrik di kampus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti perkembangan teknologi otomotif yang saat ini terus berubah. Menurutnya, pemahaman mengenai kendaraan listrik perlu dilengkapi dengan pengalaman melihat dan mempelajari sistemnya secara langsung.

“Mereka bisa belajar apa yang saat ini sedang berkembang di dunia. Teknologi mobil listrik yang berkembang cukup masif ini harus dipelajari secara langsung,” ujar Romo Donnie.

Ia menegaskan, Foton E-View tidak hanya akan digunakan untuk menunjang operasional kampus. Kendaraan tersebut juga direncanakan menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk mempelajari teknologi kendaraan listrik, terutama bagi mereka yang mengambil Program Studi Pemeliharaan Mesin Otomotif.

Selain untuk pembelajaran, minibus listrik itu akan mendukung mobilitas, pelayanan, serta berbagai kegiatan Politeknik Cristo Re, termasuk pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Pihak kampus juga mengapresiasi kehadiran jajaran manajemen dan staf Indomobil Foton yang memberikan penjelasan mengenai sistem kerja kendaraan listrik dan perkembangan teknologinya. Materi tersebut diharapkan membantu mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai teknologi yang nantinya dapat mereka temui di dunia kerja.

Menurut Romo Donnie, keberadaan Foton E-View menjadi kesempatan bagi kampus untuk memperluas sarana pembelajaran sekaligus menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan kebutuhan industri otomotif.

“Mobil ini interiornya sangat mewah. Kami akan menjaga dan merawatnya, tetapi yang paling utama adalah kami harus mempelajarinya sebagai lembaga pendidikan tinggi,” ujar Romo Donnie.
Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kendaraan tersebut untuk memperdalam pengetahuan mengenai teknologi kendaraan listrik. Bekal teori dan praktik itu diharapkan mendukung kesiapan lulusan untuk bekerja sebagai mekanik maupun tenaga pemeliharaan kendaraan listrik.

Mobil Listrik Pertama yang Dikirim Lewat Jalur Darat dari Surabaya ke Maumere

Kehadiran Foton E-View juga memiliki cerita tersendiri bagi Politeknik Cristo Re Maumere. Menurut pihak kampus, kendaraan tersebut merupakan mobil listrik pertama yang dikirim melalui jalur darat dari Surabaya menuju Maumere. Kendaraan ini juga disebut sebagai minibus pertama yang menggunakan nomor pelat EB Maumere.

Namun, nilai utama bantuan tersebut bagi kampus bukan hanya pada kehadiran unit kendaraan baru. Foton E-View diharapkan dapat menjadi fasilitas pembelajaran yang membantu mahasiswa mengenali teknologi kendaraan listrik sebelum memasuki dunia kerja.

Bagi pendidikan vokasi, akses terhadap objek praktik menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran. Mahasiswa dapat mempelajari teknologi yang berkembang di industri sekaligus membangun pemahaman mengenai kompetensi yang perlu disiapkan.

Meski demikian, pemanfaatan kendaraan listrik sebagai sarana pendidikan tetap membutuhkan pengembangan materi pembelajaran dan pendampingan teknis agar mahasiswa dapat memahami sistem kendaraan secara tepat. Pihak kampus berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, khususnya untuk menunjang kegiatan belajar Program Studi Pemeliharaan Mesin Otomotif.

Indomobil Foton Kaitkan Pendidikan Kendaraan Listrik dengan Kepedulian Lingkungan

Ketua Yayasan Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Felicianus Dari, melihat penyerahan kendaraan listrik tersebut sebagai bagian dari upaya memperkenalkan teknologi yang berkaitan dengan perubahan cara manusia menggunakan energi dan berinteraksi dengan lingkungan.

Menurutnya, pendidikan mengenai lingkungan tidak cukup berhenti pada pembahasan di ruang kelas. Mahasiswa juga perlu memahami bagaimana perkembangan teknologi dapat menjadi bagian dari upaya merespons persoalan lingkungan.

“Maka berbicara tentang ekologis tidak lagi di ruang kelas, tetapi di sepanjang kehidupan kita. Indomobil Foton terbukti mempunyai kepedulian besar terhadap tanggung jawab merawat bumi,” ujar Romo Felicianus.
Ia menilai dukungan yang diterima kampus juga membawa tanggung jawab untuk terus mengembangkan kemampuan akademik dan mengikuti perubahan teknologi. Keberadaan kendaraan listrik tersebut diharapkan tidak membuat institusi berhenti pada pemanfaatan fasilitas, tetapi menjadi pemicu untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Kita dituntut untuk terus bergerak maju, adaptif dan berpikir jauh ke depan di tengah perubahan teknologi yang cepat,” tegasnya.
Penyerahan Foton E-View kepada Politeknik Cristo Re Maumere mempertemukan kebutuhan industri otomotif terhadap tenaga terampil dengan upaya pendidikan vokasi menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan teknologi.

Bagi Indomobil Foton, dukungan ini menjadi bagian dari program CSR di bidang pendidikan. Sementara bagi Politeknik Cristo Re, tantangan berikutnya adalah mengoptimalkan kendaraan tersebut sebagai sarana pembelajaran, sehingga mahasiswa tidak hanya mengenal kendaraan listrik dari sisi penggunaan, tetapi juga memperoleh pemahaman teknis yang dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.

Tentang Goodcar dan GoodSpector

Goodcar, bagian dari Indomobil Group, adalah platform jual beli mobil bekas yang menyediakan layanan tukar tambah, pembelian mobil online dan offline, serta informasi harga mobil bekas yang transparan di Indonesia.

GoodSpector merupakan layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua