Jakarta, Goodcar.id — Kehadiran motor listrik di Indonesia semakin beragam seiring berkembangnya teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat urban. Tidak lagi sekadar alat transportasi ramah lingkungan, motor listrik kini juga dituntut memiliki desain menarik, performa andal, serta kemampuan menghadapi kondisi jalan yang beragam. Salah satu model yang mencuri perhatian adalah Indomobil eMotor Tyranno, motor listrik bergaya petualang yang tampil berbeda dari mayoritas skuter listrik di pasaran.
Berbeda dengan konsep city scooter yang umum ditemui, Indomobil eMotor Tyranno mengusung karakter adventure electric motorcycle dengan desain kokoh dan postur lebih tegap. Kami berkesempatan menjajal langsung motor ini di kondisi jalan perkotaan, termasuk saat musim hujan, dan kesan tangguh langsung terasa sejak awal berkendara.
Salah satu keunggulan utama Tyranno adalah kemampuannya menghadapi kondisi jalan yang menantang. Motor listrik ini diklaim tahan genangan air hingga kedalaman 70 cm, menjadikannya sangat relevan untuk digunakan di kota-kota besar seperti Bekasi yang kerap mengalami genangan saat musim hujan. Rasa percaya diri pengendara pun meningkat karena tidak perlu khawatir saat melewati jalanan tergenang.
Dari sisi ergonomi, posisi berkendara Tyranno terasa nyaman. Setang berada di posisi yang pas, tidak terlalu rendah maupun tinggi, sehingga mendukung postur berkendara santai namun tetap stabil. Ground clearance 170 mm juga memberi ruang ekstra saat melintasi jalan rusak, polisi tidur, atau medan tidak rata.
Saat dikendarai, Indomobil eMotor Tyranno menawarkan akselerasi yang halus dan responsif tanpa efek hentakan mendadak yang kadang ditemui pada motor listrik lain. Karakter ini membuatnya nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.
Tyranno dibekali motor listrik bertenaga 3 kW dengan torsi puncak 180 Nm, memberikan tarikan yang cukup kuat untuk kondisi stop-and-go di perkotaan. Motor ini memiliki tiga mode berkendara, yaitu Eco, Comfort, dan Sport, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara. Kecepatan maksimalnya mencapai 80 km/jam, sementara jarak tempuh hingga 110 km dalam sekali pengisian daya, berkat baterai lithium berkapasitas 2,4 kWh.

Dari sisi fitur, Indomobil eMotor Tyranno tergolong berani dan kompetitif. Panel instrumen menggunakan layar touchscreen modern yang informatif, lengkap dengan fitur mirroring smartphone. Pengendara juga dimanjakan dengan fitur Cruise Control, Smart Inclinometer untuk memantau kemiringan, serta sistem keyless yang kini menjadi standar pada seluruh motor Indomobil eMotor.
Untuk menyalakan motor, pengguna cukup menekan tombol petir dua kali pada remote tanpa perlu kunci fisik. Keamanan juga diperkuat melalui Anti Theft Alarm, yang akan aktif jika motor digerakkan dalam kondisi mati. Alarm akan berbunyi dan lampu sein berkedip, sekaligus membantu pengguna mengetahui posisi motor.
Tyranno juga dilengkapi Hill Start Assist, fitur yang sangat berguna saat berhenti di tanjakan. Dengan menahan rem selama tiga detik, motor akan tetap diam tanpa perlu terus menekan rem, sehingga mencegah motor mundur dan meningkatkan rasa aman pengendara.
Sebagai pelengkap gaya hidup modern, tersedia pula speaker aktif Bluetooth yang dapat terhubung langsung dengan ponsel, serta fitur navigasi peta yang memudahkan pengguna mencari rute perjalanan langsung dari layar.
Indomobil eMotor Tyranno hadir dalam enam pilihan warna khas Indonesia, seperti Borneo Green, Krakatau Blaze, dan Sanur Beige, memperkuat identitasnya sebagai motor listrik dengan karakter petualang dan gaya hidup aktif.
Dengan harga Rp25.900.000 OTR Jakarta, Tyranno menawarkan paket lengkap mulai dari desain, performa, fitur, hingga ketangguhan di musim hujan. Motor listrik ini menjadi opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan kemampuan lebih dari sekadar mobilitas perkotaan.
Indomobil eMotor Tyranno membuktikan bahwa motor listrik tidak harus tampil monoton. Dengan karakter petualang, fitur modern, dan performa yang seimbang, Tyranno siap menjadi partner berkendara yang tangguh di berbagai kondisi jalan Indonesia.