Tangerang, Goodcar.id – Momen Hino serahkan unit Anniversary PO. Sima Perkasya dilakukan di Jambore Nasional (Jamnas) ke-15 Bismania Community di Balekota Tangerang.
Dalam acara tersebut, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) secara resmi menyerahkan satu unit bus spesial kepada PO. Sima Perkasya. Unit tersebut adalah bus Hino edisi anniversary yang dirancang dengan pendekatan berbeda, baik dari sisi tampilan maupun fungsinya.
Bus yang diserahkan menggunakan chassis Hino Bus 115 SDBL yang dipadukan dengan bodi Grantour dari karoseri Trijaya Union. Kombinasi ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan layanan pariwisata yang menuntut kenyamanan serta efisiensi operasional.
Unit Anniversary Disiapkan untuk Pariwisata

Dalam konteks industri transportasi wisata, kehadiran unit edisi khusus seperti ini bukan hanya soal estetika. Operator juga mempertimbangkan aspek operasional jangka panjang, mulai dari efisiensi hingga kemudahan perawatan.
Ahmad Nuruddin Umar, Direktur PO. Sima Perkasya, menjelaskan secara langsung alasan di balik pemilihan unit tersebut.
“Sejak awal kami percaya menggunakan Bus Hino karena terbukti tangguh, mudah perawatan, suku cadangnya mudah didapat, dan biaya operasionalnya efisien. Untuk unit anniversary ini, kami ingin menghadirkan armada yang spesial bagi pelanggan sekaligus menjadi kebanggaan bagi kru dan komunitas pecinta bus. Karena itu kami memilih Hino Bus 115 SDBL yang dipadukan dengan bodi Grantour dari Trijaya Union,” ujar Ahmad Nuruddin Umar.
PO. Sima Perkasya sendiri dikenal sebagai perusahaan otobus asal Jawa Tengah yang fokus pada layanan transportasi pariwisata. Di kalangan pecinta bus, nama PO ini cukup familiar berkat identitas armada yang khas serta aktivitasnya yang aktif di komunitas.
Menariknya, seluruh armada PO. Sima Perkasya saat ini menggunakan unit Hino. Mulai dari Hino RM 280 ABS, Hino GB150L, hingga microbus Hino SDBL, semuanya menjadi bagian dari operasional perusahaan.
Hino Tekankan Hubungan dengan Operator dan Komunitas

Seremoni Hino Serahkan Unit Anniversary PO. Sima Perkasya di Jamnas Bismania 2026 juga menjadi panggung bagi HMSI untuk menegaskan hubungan tiga arah antara ATPM, operator bus, dan komunitas.
Penyerahan unit dilakukan langsung oleh Guntur Nugraha selaku Bus Department Head HMSI di hadapan ribuan anggota Bismania dari berbagai daerah. Kehadiran komunitas dalam momen ini memperlihatkan bahwa industri bus di Indonesia tidak hanya bergerak di ranah bisnis, tetapi juga memiliki basis penggemar yang solid.
“Hari ini menjadi momen yang spesial bagi Hino karena dapat menyerahkan langsung unit anniversary PO. Sima Perkasya di tengah keluarga besar Bismania Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan penuh yang diberikan PO. Sima Perkasya kepada Hino. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan Total Support yang mampu menjaga performa operasional pelanggan,” ujar Guntur Nugraha, Bus Department Head HMSI.
Di balik seremoni yang bersifat simbolis, keputusan operator dalam memilih armada tetap berakar pada pertimbangan rasional. Dalam industri bus, uptime kendaraan dan efisiensi biaya menjadi faktor krusial.
Beberapa aspek seperti jaringan after sales, ketersediaan suku cadang, hingga nilai jual kembali masih menjadi pertimbangan utama. Hal ini menjelaskan mengapa banyak operator mempertahankan merek tertentu dalam jangka panjang, termasuk dalam kasus PO. Sima Perkasya.
Selain itu, dominasi Hino di pasar bus nasional yang disebut mencapai lebih dari separuh pangsa pasar menunjukkan bahwa persaingan di segmen ini masih cukup terkonsentrasi.
Jamnas Bismania Jadi Ruang Interaksi Industri
Gelaran Jamnas Bismania tidak hanya menjadi ajang kumpul komunitas, tetapi juga ruang interaksi antara pelaku industri. Mulai dari ATPM, karoseri, hingga operator bus, semuanya hadir dalam satu ekosistem.
Melalui momen Hino Serahkan Unit Anniversary PO. Sima Perkasya di Jamnas Bismania 2026, terlihat bahwa hubungan antar pihak tidak hanya bersifat transaksional. Ada dimensi komunitas yang ikut membentuk loyalitas sekaligus citra brand di mata publik.
“Melalui kegiatan ini, Hino berharap hubungan baik antara ATPM, operator transportasi, karoseri, dan komunitas Bismania dapat terus terjalin kuat dalam mendukung perkembangan industri transportasi bus nasional yang semakin aman, nyaman, dan profesional,” tutup Guntur Nugraha.