Beranda / Artikel / ETLE Drone Korlantas Polri Sudah Mengudara di Cibubur, Ini Pelanggaran yang Disasar
Artikel

ETLE Drone Korlantas Polri Sudah Mengudara di Cibubur, Ini Pelanggaran yang Disasar

Oktaryan W
13 January 2026 13:45

Jakarta, Goodcar.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat sistem penegakan hukum berbasis teknologi dengan mengoperasikan ETLE Drone (Electronic Traffic Law Enforcement berbasis udara). Inovasi ini mulai diterapkan di sejumlah titik strategis, salah satunya kawasan Cibubur, untuk memantau dan menindak pelanggaran lalu lintas secara lebih efektif, presisi, dan objektif.

Penggunaan ETLE Drone menjadi bagian dari transformasi digital Korlantas Polri dalam menciptakan sistem lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Berbeda dengan kamera ETLE statis yang terpasang di tiang atau persimpangan, drone memungkinkan pengawasan dari udara dengan sudut pandang lebih luas, transparant dan fleksibel, terutama di wilayah yang rawan pelanggaran dan kemacetan.

Fungsi dan Cara Kerja ETLE Drone

Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho, menegaskan "ETLE drone menjadi bukti komitmen Korlantas dalam penegakan hukum yang objektif dan profesional. ETLE Drone berfungsi sebagai alat pemantau lalu lintas berbasis udara yang dilengkapi kamera resolusi tinggi dan sistem perekaman real-time".

Drone ini dapat terbang di atas ruas jalan tertentu untuk merekam perilaku pengendara, lalu mengirimkan data visual ke pusat kendali Korlantas Polri. Data yang terekam kemudian dianalisis oleh petugas untuk mengidentifikasi pelanggaran lalu lintas. Jika terbukti terjadi pelanggaran, bukti visual tersebut akan diproses melalui sistem ETLE nasional dan dilanjutkan dengan penerbitan surat konfirmasi tilang kepada pemilik kendaraan sesuai data kendaraannya.

Alasan Cibubur Jadi Lokasi Operasional

Kawasan Cibubur dipilih sebagai salah satu lokasi pengoperasian ETLE Drone karena memiliki tingkat mobilitas tinggi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Wilayah ini juga menjadi penghubung antar kawasan strategis di Jabodetabek, sehingga sering mengalami kepadatan lalu lintas dan beragam potensi pelanggaran.

Agus menegaskan pengoperasian ETLE Drone Patroli Presisi tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan peringatan dini bagi masyarakat.

Berdasarkan data awal, dalam waktu singkat tercatat 18 pelanggaran lalu lintas berhasil terekam kamera ETLE drone. Mayoritas pelanggaran dilakukan pengendara roda dua yang tidak mematuhi aturan keselamatan dasar dan berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

Jenis Pelanggaran yang Disasar ETLE Drone

ETLE Drone dirancang untuk mendeteksi berbagai pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi dan berisiko tinggi terhadap keselamatan. Beberapa pelanggaran utama yang menjadi sasaran antara lain:

  • Tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang depan mobil
  • Menggunakan ponsel saat berkendara, baik untuk menelepon maupun aktivitas lain
  • Melanggar marka dan rambu lalu lintas, termasuk menerobos lampu merah
  • Pengendara sepeda motor tidak memakai helm standar
  • Melawan arus lalu lintas
  • Berkendara melebihi batas kecepatan pada ruas jalan tertentu
  • Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor

Dari udara, drone dapat menangkap sudut pandang yang lebih jelas terhadap perilaku pengendara, termasuk pelanggaran yang sering luput dari pengawasan kamera CCTV.

Manfaat ETLE Drone bagi Keselamatan Lalu Lintas

Penerapan ETLE Drone diharapkan mampu meningkatkan disiplin pengendara secara signifikan. Kehadiran pengawasan dari udara memberikan efek jera, karena pengendara tidak lagi bisa mengandalkan celah pengawasan di titik tertentu.

Selain itu, sistem ini mendukung pendekatan penegakan hukum yang lebih humanis, karena mengurangi praktik penindakan langsung di jalan. Pengendara cukup menerima notifikasi pelanggaran dan menyelesaikan proses administrasi sesuai prosedur yang berlaku.

Dari sisi keselamatan, ETLE Drone membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan menargetkan pelanggaran yang paling sering menjadi penyebab kecelakaan, seperti penggunaan ponsel saat berkendara dan pelanggaran marka jalan.

Lalu Lintas Berbasis Teknologi Transformasi Digital

Pengoperasian ETLE Drone di Cibubur menjadi bagian dari rencana jangka panjang Korlantas Polri dalam membangun sistem lalu lintas berbasis teknologi dan data. Ke depan, pemanfaatan ETLE Drone berpotensi diperluas ke wilayah lain yang memiliki karakter lalu lintas serupa.

Melalui inovasi ini, Korlantas Polri menegaskan komitmennya untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan transparan. Bagi masyarakat, kehadiran ETLE Drone menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama, yang kini diawasi dari darat sampai ke udara.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua