JAKARTA, Goodcar.id – Bagai mana cara beli mobil baru di GIIAs 2026 biar enggak salah pilih?
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi salah satu momen yang dimanfaatkan banyak konsumen untuk membeli mobil baru.
Beragam merek menawarkan promo menarik, mulai dari potongan harga, uang muka ringan, hingga bonus aksesori. Namun, calon pembeli sebaiknya tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya karena tergiur penawaran selama pameran.
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengingatkan bahwa membeli mobil baru membutuhkan pertimbangan yang matang. Selain membandingkan harga, konsumen juga perlu memperhatikan spesifikasi kendaraan, layanan purna jual, hingga memastikan kondisi unit sebelum dibawa pulang.
Agar tidak salah pilih, berikut 7 cara beli mobil di GIIAS 2026 menurut Suzuki.
1. Tentukan Mobil Sesuai Kebutuhan
Sebelum berburu promo di GIIAS 2026, tentukan terlebih dahulu jenis mobil yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan hanya terpikat desain atau tren. Pertimbangkan kapasitas kabin, efisiensi bahan bakar, fitur keselamatan, teknologi yang ditawarkan, hingga biaya perawatan agar kendaraan benar-benar sesuai dengan aktivitas sehari-hari.
2. Bandingkan Harga dan Spesifikasi
Jangan langsung membeli mobil pertama yang menarik perhatian. Bandingkan harga mobil baru dari beberapa merek sekaligus, lalu pelajari spesifikasi masing-masing. Catat harga sebelum dipotong promo agar mengetahui nilai sebenarnya dari kendaraan yang akan dibeli.
3. Lakukan Test Drive Sebelum Memutuskan
Manfaatkan fasilitas test drive yang tersedia di GIIAS 2026. Kesempatan ini penting untuk merasakan langsung performa mesin, kenyamanan suspensi, posisi mengemudi, respons kemudi, hingga berbagai fitur yang tersedia sebelum memutuskan membeli.
4. Pelajari Promo, Garansi, dan Layanan Purna Jual
Promo menarik memang menguntungkan, tetapi jangan hanya melihat besarnya potongan harga. Pastikan juga memahami skema kredit, uang muka, biaya administrasi, garansi kendaraan, jaringan bengkel resmi, serta ketersediaan suku cadang karena faktor tersebut akan memengaruhi biaya kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.
5. Periksa Kondisi Mobil Saat Serah Terima
Meski kendaraan telah melalui proses Pre-Delivery Inspection (PDI), konsumen tetap disarankan melakukan pemeriksaan ulang saat mobil diterima. Cek kondisi bodi, kualitas cat, interior, serta pastikan perlengkapan standar seperti ban cadangan, dongkrak, toolkit, buku manual, dan APAR tersedia lengkap.
6. Cek Semua Fitur, Odometer, dan Suara Mesin
Pastikan seluruh fitur elektronik seperti lampu, AC, sistem audio, dan fitur digital berfungsi normal. Perhatikan juga angka odometer yang masih dalam batas wajar karena mobil baru biasanya telah menjalani pengujian dari pabrik. Dengarkan suara mesin untuk memastikan tidak ada bunyi atau getaran yang tidak normal.
7. Pastikan Dokumen Kendaraan Sudah Sesuai
Sebelum mobil dibawa pulang, cocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan data pada STNK maupun dokumen kendaraan lainnya. Pastikan identitas pemilik sudah benar agar tidak menimbulkan kendala administrasi maupun proses servis di kemudian hari.
"Saat membeli mobil, konsumen perlu meninjau berbagai aspek secara komprehensif, mulai dari kesesuaian spesifikasi dengan aktivitas harian, keandalan produk, hingga kesiapan jaringan purna jual. Lebih dari itu, pelanggan memiliki hak penuh untuk melakukan pengecekan final saat serah terima guna memastikan unit yang diterima benar-benar memenuhi standar dan siap beroperasi," ujar Donny Saputra, Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).